Kabupaten Bekasi Pimpin Jawa Barat dengan 112 Perpustakaan Terakreditasi, Perkuat Budaya Literasi Masyarakat
BEKASI – Kabupaten Bekasi mencatatkan prestasi sebagai daerah dengan jumlah perpustakaan terakreditasi terbanyak di Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat Tahun 2025 yang dirilis melalui Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sebanyak 112 perpustakaan di Kabupaten Bekasi telah memperoleh akreditasi dari total 1.129 perpustakaan terakreditasi di seluruh Jawa Barat.
Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Bekasi berada di posisi teratas, mengungguli sejumlah daerah lain seperti Kota Bandung dengan 107 perpustakaan terakreditasi, Kabupaten Bandung Barat sebanyak 105 perpustakaan, Kabupaten Sukabumi 92 perpustakaan, serta Kabupaten Kuningan dengan 89 perpustakaan.
Plt. Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Bekasi, Agung Mulya, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memperkuat budaya membaca serta meningkatkan indeks literasi masyarakat.
"Kami bersyukur Kabupaten Bekasi menjadi daerah dengan jumlah perpustakaan terakreditasi terbanyak di Jawa Barat. Hal ini berdasarkan rilis Humas Jabar yang mengacu pada data BPS Provinsi Jawa Barat," ujar Agung, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, peningkatan kualitas perpustakaan menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang memiliki akses terhadap sumber pengetahuan yang berkualitas, baik melalui perpustakaan sekolah maupun perpustakaan umum.
Proses akreditasi perpustakaan, lanjut Agung, dilakukan melalui sejumlah tahapan mulai dari pendampingan, verifikasi administrasi, hingga penilaian oleh tim asesor dari Perpustakaan Nasional bersama asesor daerah.
Disarpus Kabupaten Bekasi juga aktif melakukan pembinaan dan kunjungan langsung ke berbagai sekolah tingkat SD dan SMP untuk memastikan perpustakaan memenuhi standar akreditasi, mulai dari ketersediaan koleksi buku, pengelolaan layanan, hingga sarana dan prasarana pendukung.
Beberapa perpustakaan sekolah di Kabupaten Bekasi yang telah memperoleh akreditasi di antaranya SDN Mangunjaya 01 Tambun Selatan, SDIT Al-Kautsar Cikarang Pusat, SD John Paul School Tarumajaya, SMPN 1 Setu, SMP Penabur Cikarang Utara, dan SMP Dian Harapan Cikarang Selatan.
Selain memperkuat perpustakaan sekolah, Disarpus Kabupaten Bekasi juga terus mengembangkan layanan perpustakaan daerah dengan menyediakan koleksi bacaan bagi masyarakat.
Saat ini, perpustakaan daerah Kabupaten Bekasi memiliki koleksi fisik sebanyak 16.570 judul buku dengan total 51.825 eksemplar, serta koleksi digital sebanyak 2.555 judul e-book dengan total 4.566 eksemplar.
"Koleksi yang kami sediakan sangat variatif untuk memenuhi kebutuhan berbagai kalangan masyarakat, mulai dari karya umum, filsafat, psikologi, agama, ilmu sosial, bahasa, ilmu murni, ilmu terapan, kesenian, sejarah, geografi, hingga kesusastraan seperti novel dan kumpulan puisi," jelas Agung.
Untuk memperluas akses masyarakat, layanan perpustakaan Disarpus Kabupaten Bekasi kini tersedia di empat lokasi, yakni Perpustakaan Daerah di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Pojok Baca Digital (Pocadi) di Museum Gedung Juang Tambun Selatan, Perpustakaan Cikarang Utara, serta Perpustakaan Cikarang Selatan.
Agung mengajak masyarakat, khususnya pelajar, mahasiswa, dan keluarga, untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan sebagai ruang belajar dan pengembangan wawasan.
"Kami mengundang seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengunjungi perpustakaan terdekat. Fasilitas yang nyaman dan koleksi yang lengkap ini kami siapkan untuk masyarakat Kabupaten Bekasi," pungkasnya.
Baca Juga
Komentar