Patroli Gabungan Brimob Amankan Empat Motor Diduga untuk Balap Liar di Jakarta Timur
JAKARTA — Patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor dan Perintis Polres Metro Jakarta Timur mengamankan empat sepeda motor yang diduga hendak digunakan untuk balap liar di Jalan Raya Kalimalang, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (19/9/2026) dini hari.
Penindakan tersebut dilakukan setelah petugas menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya rencana aksi balap liar di kawasan tersebut.
Sekitar pukul 03.20 WIB, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan balap liar. Dalam patroli itu, polisi mengamankan empat sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan secara lengkap.
Keempat sepeda motor tersebut kemudian diserahkan kepada satuan kewilayahan Jakarta Timur untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, patroli gabungan dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah gangguan keamanan sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat.
“Patroli dilakukan untuk menciptakan rasa aman, terutama pada jam rawan. Setiap informasi masyarakat akan menjadi perhatian petugas dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” ujar Henik.
Patroli gabungan tersebut berlangsung sejak Jumat malam dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan di wilayah Jakarta Timur.
Selain Jalan Raya Kalimalang, petugas turut melakukan pemantauan di Jalan Bulak Timur, Klender, serta Jalan Jenderal R.S. Soekanto, Pondok Kopi.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk pencurian, tawuran, balap liar, dan gangguan ketertiban lainnya.
Keberadaan patroli pada jam rawan juga menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan masyarakat, khususnya di sejumlah ruas jalan yang masih menjadi lokasi berkumpulnya kelompok pemuda pada malam hingga dini hari.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, balap liar tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Menurutnya, aktivitas tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas karena dilakukan di jalan umum dan kerap berlangsung pada waktu ketika kondisi jalan maupun lingkungan sulit diprediksi.
Budi juga mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari.
“Kami mengajak orang tua untuk memperhatikan aktivitas anak pada malam hingga dini hari dan mengingatkan mereka agar tidak terlibat balap liar,” kata Budi.
Ia menambahkan, masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Menurut Budi, laporan masyarakat dapat membantu petugas melakukan pencegahan sebelum gangguan keamanan berkembang menjadi kejadian yang lebih besar.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau melihat adanya potensi gangguan keamanan dapat menghubungi layanan Polisi 110.
Patroli gabungan di Jakarta Timur tersebut diharapkan dapat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas pada malam hingga dini hari.
Baca Juga
Komentar