Pemkot Bekasi Tata Pasar Baru dan Relokasi PKL ke Dalam Area Pasar
KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mulai melakukan penataan kawasan Pasar Baru di Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, sebagai bagian dari persiapan menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Langkah ini dilakukan melalui relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di luar area pasar ke dalam bangunan pasar yang telah disiapkan.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa penataan Pasar Baru dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi guna menciptakan kawasan yang lebih tertib, nyaman, dan representatif menjelang pelaksanaan Porprov Jawa Barat 2026.
"Hari ini akan kami lakukan penataan Pasar Baru secara struktural dan komprehensif. Bagaimana pedagang yang hari ini berada di luar, kita tempatkan di dalam. Sama dengan apa yang kita lakukan di Pasar Pondok Gede," ujar Tri Adhianto saat ditemui di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (22/6/2026).
Menurut Tri, sebelum proses penataan dimulai, Pemerintah Kota Bekasi telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang sekaligus mendata jumlah PKL yang akan direlokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penataan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemkot Bekasi juga memastikan seluruh fasilitas pendukung bagi para pedagang telah dipersiapkan. Penempatan pedagang dilakukan di area yang telah disediakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama PT Mitra Patriot.
"Tempatnya juga sudah disiapkan oleh Disperindag bersama PTMP (PT Mitra Patriot)," kata Tri.
Selain menata kawasan pasar, Pemerintah Kota Bekasi juga akan melakukan sejumlah perbaikan infrastruktur pendukung di wilayah Bekasi Timur. Salah satunya adalah rehabilitasi Jalan Ir. H. Juanda beserta sistem drainase untuk mengurangi potensi genangan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
Tidak hanya itu, Pemkot Bekasi juga akan merehabilitasi Lapangan Serbaguna Bekasi Timur yang ditetapkan sebagai salah satu venue pertandingan dalam ajang Porprov Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Menurut Tri, perbaikan fasilitas olahraga dan infrastruktur penunjang menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan Kota Bekasi sebagai salah satu tuan rumah ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
"Karena itu menjadi salah satu venue yang nanti akan digunakan sebagai tempat Pekan Olahraga Provinsi," jelasnya.
Penataan Pasar Baru dan peningkatan infrastruktur di sekitarnya diharapkan mampu menciptakan wajah baru kawasan Bekasi Timur yang lebih tertib, bersih, dan nyaman. Selain mendukung suksesnya penyelenggaraan Porprov Jawa Barat 2026, program tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kota Bekasi optimistis langkah penataan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pedagang maupun masyarakat, sekaligus memperkuat citra Kota Bekasi sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai agenda berskala besar.
Baca Juga
Komentar