Antisipasi Musim Kemarau, Wali Kota Bekasi Lepas 11 Armada Water Trucking Jamin Pasokan Air Bersih Warga
BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi secara resmi melepas 11 armada water trucking untuk mengantisipasi potensi kelangkaan air bersih di tengah puncak musim kemarau tahun ini. Pelepasan armada dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) SPAM Regional Jatiluhur I, Kota Bekasi, Senin (3/8).
Langkah ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Bekasi bersama PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur sebagai upaya strategis menghadapi dampak perubahan iklim yang berpotensi menurunkan debit sumber air baku, sementara kebutuhan masyarakat justru meningkat saat musim kemarau.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjelaskan kesiapan armada ini sebagai jaminan pelayanan cepat apabila terjadi gangguan pasokan air di wilayah manapun.
"Kehadiran armada ini adalah bukti kesiapan pemerintah, agar saat terjadi gangguan pasokan, distribusi air bersih bisa segera dilakukan secara cepat dan tepat sasaran," ujar Tri usai melepas armada.
foto : Pemerintah Kota Bekasi resmi melepas 11 armada water trucking untuk mengantisipasi kelangkaan air bersih saat musim kemarau. Armada gabungan dari BPBD, Perumda Tirta Patriot, Dinas Bina Marga, dan Damkar ini siap disebar ke wilayah yang terdampak. Wali Kota Tri Adhianto juga mengimbau seluruh warga untuk mulai berhemat air dan tidak menimbun secara berlebihan
Sebanyak 11 unit kendaraan tersebut disiapkan dari gabungan berbagai perangkat daerah: 2 unit milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, 3 unit milik Perumda Tirta Patriot, 3 unit milik Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), serta armada pendukung dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat).
Menurut Tri, sinergi lintas dinas ini menjadi kekuatan utama agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi meskipun curah hujan mulai berkurang drastis.
Selain menyiapkan armada, Wali Kota juga mengimbau seluruh masyarakat untuk turut bertanggung jawab menggunakan air secara bijak dan hemat. Ia mengajak warga tidak menimbun air secara berlebihan agar pasokan dapat dinikmati secara adil oleh semua pihak.
"Pemerintah sudah menyiapkan segala bentuk antisipasi, namun keberhasilan menghadapi musim kemarau sangat bergantung pada partisipasi kita semua. Mari gunakan air secukupnya dan hindari penimbunan berlebihan," tegasnya.
Dengan kesiapan armada dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Pemkot Bekasi menargetkan pelayanan air bersih tetap terjaga optimal sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar sepanjang musim kemarau berlangsung.
Baca Juga
Komentar