Wiwiek Hargono Dorong Guru PAUD Kota Bekasi Kenalkan Al-Qur’an Lewat Metode Yassir yang Menyenangkan
KOTA BEKASI – Bunda PAUD Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, membuka Pelatihan Metode Yassir bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di SD Negeri Jakasetia 3, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (2/11/2025).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Wiwiek Hargono selaku Bunda PAUD sekaligus Ketua TP PKK Kota Bekasi dalam memperkuat pendidikan karakter dan keagamaan bagi anak-anak sejak usia dini.
Melalui pelatihan ini, para guru PAUD mendapatkan pembekalan mengenai metode pembelajaran Al-Qur’an yang lebih kreatif, menarik, menyenangkan, dan mudah diterapkan sesuai karakteristik perkembangan anak.
Metode Yassir merupakan pendekatan pembelajaran Al-Qur’an yang menggabungkan unsur nyanyian dengan pengenalan ayat-ayat Al-Qur’an. Pendekatan tersebut diharapkan membantu anak-anak lebih mudah mengenal, menghafal, serta memahami pesan dan makna Al-Qur’an sesuai tahapan usianya.
Dalam sambutannya, Wiwiek Hargono menegaskan bahwa pendidikan Al-Qur’an kepada anak-anak tidak semata-mata berorientasi pada kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga harus disertai pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Melalui metode Yassir ini, kita ingin mengenalkan Al-Qur’an kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan, salah satunya melalui nyanyian. Harapannya, anak-anak tidak hanya pandai membaca dan mengaji, tetapi juga mulai mengenal serta memahami makna yang terkandung dalam Al-Qur’an, sehingga nilai-nilainya dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wiwiek.
Menurut Wiwiek, penanaman nilai-nilai keagamaan perlu dilakukan sejak usia dini karena masa PAUD merupakan salah satu tahapan penting dalam pembentukan karakter dan kebiasaan anak.
Dengan pendekatan pembelajaran yang tepat, pendidikan agama diharapkan tidak menjadi sesuatu yang sulit maupun membosankan. Sebaliknya, pembelajaran tersebut dapat tumbuh menjadi kegiatan yang menyenangkan dan melekat dalam keseharian anak.
Wiwiek juga menekankan pentingnya peran guru PAUD sebagai pendidik sekaligus pendamping dalam memperkenalkan nilai-nilai kebaikan kepada anak-anak.
Karena itu, pelatihan Metode Yassir diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi para guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang kreatif, efektif, serta sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Ia berharap para peserta pelatihan dapat menerapkan metode tersebut di satuan pendidikan masing-masing, sehingga semakin banyak anak di Kota Bekasi memperoleh kesempatan mengenal Al-Qur’an sejak kecil.
Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Bunda PAUD Kota Bekasi bersama TP PKK Kota Bekasi dalam mendukung pendidikan anak yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademis, tetapi juga membangun fondasi moral, spiritual, dan karakter yang kuat.
Melalui penguatan pendidikan keagamaan sejak dini, diharapkan generasi penerus Kota Bekasi tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik, memiliki nilai spiritual, serta mampu menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga
Komentar