Tiga Besar Calon Sekda Kota Bekasi Diumumkan, Muhammad Solikhin Raih Nilai Tertinggi
BEKASI – Kekosongan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi menyusul purnabakti Drs. Junaedi pada 29 Oktober 2026 memasuki tahap akhir. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dijadwalkan melantik Sekda definitif hasil seleksi terbuka pada Senin, 2 November 2026.
Sebelumnya, Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi mengumumkan tiga besar calon Sekda Kota Bekasi pada Rabu, 28 Oktober 2026. Ketiga kandidat tersebut merupakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.
Berdasarkan hasil penilaian seleksi, Muhammad Solikhin menempati peringkat pertama dengan nilai 84,29.
Solikhin saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi.
Sementara itu, posisi kedua ditempati Arief Maulana dengan nilai 81,04. Ia diketahui menjabat sebagai Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi.
Adapun kandidat ketiga adalah Dinar Faizal Badar yang memperoleh nilai 80,40. Saat ini, Dinar menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Bekasi.
Ketiga nama tersebut selanjutnya menjadi kandidat yang akan dipertimbangkan dalam penetapan Sekda definitif Kota Bekasi.
Sebelum proses pelantikan, ketiga calon dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB.
Pemeriksaan tersebut dijadwalkan berlangsung di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi.
Tahapan ini menjadi bagian dari proses seleksi sebelum penetapan pejabat yang akan mengisi jabatan tertinggi dalam struktur birokrasi pemerintahan daerah tersebut.
Dengan berakhirnya masa jabatan Junaedi karena purnabakti pada 29 Oktober 2026, Pemkot Bekasi kini bersiap memasuki babak baru kepemimpinan birokrasi.
Sekda memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan daerah, mengawal kebijakan kepala daerah, serta memastikan program pembangunan berjalan sesuai target.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dijadwalkan melantik Sekda definitif pada Senin, 2 November 2026.
Pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru dalam jajaran birokrasi Pemkot Bekasi.
Siapa pun yang nantinya ditetapkan, Sekda definitif diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan program prioritas Pemerintah Kota Bekasi berjalan optimal.
Baca Juga
Komentar