Polri Kerahkan 71 Personel SAR Brimob Evakuasi Korban Banjir Padang, Lima Tim Diterjunkan ke Lokasi Terdampak
JAKARTA – Polri bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat. Sebanyak 71 personel SAR Brimob Polda Sumatera Barat diterjunkan untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan.
Hingga Senin (3/8/2026) malam, personel SAR Brimob masih terus melakukan penyelamatan masyarakat di berbagai titik banjir, sementara proses pendataan korban dan pengungsi dilakukan secara paralel agar bantuan dapat segera disalurkan.
Operasi kemanusiaan tersebut dilaksanakan berdasarkan Rencana Kontinjensi Aman Nusa II Tahun 2026 dengan membagi personel ke dalam lima tim yang disebar ke sejumlah lokasi terdampak, yakni Kuranji (Kampung Lapau Munggu Guo), Air Pacah, Tunggul Hitam, dan Perumahan Villa Bukit Gading III Sungai Sapih.
Tim SAR Brimob juga didukung berbagai perlengkapan penyelamatan, seperti lima unit perahu karet, mesin tempel, jaket pelampung, helm SAR, tali karmantel, alat komunikasi, genset, kendaraan operasional, hingga perlengkapan evakuasi lainnya untuk menjangkau wilayah yang masih terendam banjir.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam operasi kemanusiaan tersebut.
"Saat ini fokus utama kami adalah menyelamatkan masyarakat. Personel Polri bersama tim gabungan terus melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir. Untuk jumlah korban masih dalam proses pendataan karena situasi di lapangan terus berkembang," ujar Trunoyudo.
Ia menjelaskan, proses pendataan korban dan pengungsi dilakukan bersamaan dengan operasi penyelamatan agar distribusi bantuan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Menurutnya, koordinasi terus dilakukan bersama BPBD, Basarnas, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai unsur terkait guna mempercepat proses evakuasi dan penanganan dampak banjir.
"Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami bekerja sama dengan BPBD, Basarnas, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder agar proses evakuasi, pendataan pengungsi, dan penyaluran bantuan dapat berjalan optimal hingga situasi kembali aman," tegasnya.
Polri juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta segera melaporkan apabila terdapat warga yang membutuhkan pertolongan.
Hingga berita ini diterbitkan, personel SAR Brimob Polda Sumatera Barat masih bersiaga di lokasi-lokasi terdampak banjir sebagai bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat saat terjadi bencana.
Baca Juga
Komentar