Haornas 2026, Sekda Bekasi Dorong ASN Jadikan Olahraga Bagian dari Rutinitas
BEKASI — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Pemerintah Kota Bekasi menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan Junaedi saat membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir pada Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 di Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (15/9/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Asisten Daerah (Asda) I, II, dan III, para staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kota Bekasi, serta pimpinan organisasi olahraga, di antaranya KONI, KORMI, NPCI, dan IGORNAS Kota Bekasi.
Dalam amanat Menpora yang dibacakan Junaedi, olahraga disebut sebagai investasi jangka panjang untuk membangun manusia Indonesia yang disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang.
Mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”, pemerintah mendorong olahraga tidak hanya dipandang sebagai aktivitas tambahan, tetapi menjadi bagian dari pembangunan kesehatan preventif.
Lima arah kebijakan nasional turut ditekankan, mulai dari menjadikan olahraga sebagai bagian pembangunan kesehatan preventif, mendorong pemerintah daerah menjadi motor penyediaan fasilitas publik yang inklusif, hingga menghadirkan olahraga dalam kehidupan sehari-hari.
Optimalisasi kegiatan seperti Car Free Day juga menjadi salah satu upaya untuk memperluas ruang masyarakat beraktivitas fisik.
Selain itu, keberhasilan program olahraga diarahkan untuk tidak hanya dilihat dari jumlah kegiatan yang digelar, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat agar semakin aktif bergerak.
Pemerintah juga menekankan pentingnya kesetaraan akses olahraga sehingga seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menjalani aktivitas fisik.
Usai membacakan amanat Menpora, Junaedi memberikan pengarahan kepada jajaran pegawai Pemkot Bekasi. Ia secara khusus mengingatkan agar rutinitas olahraga mingguan yang selama ini dilaksanakan setiap Selasa tidak mengalami penurunan kedisiplinan.
“Kota Bekasi termasuk daerah yang rutin berolahraga setiap hari Selasa. Namun saya perhatikan, belakangan ini kedisiplinan berolahraga justru makin kendor ketika tidak dilaksanakan di stadion,” tegas Junaedi.
Ia meminta pegawai tidak hanya bergerak ketika mendapat instruksi atau berada di lokasi tertentu. Menurutnya, olahraga harus tumbuh sebagai kesadaran pribadi.
“Jangan maunya asal didorong, jangan kita seperti ‘ilmu pahat’, diketok baru mau maju,” lanjutnya.
Junaedi mengimbau seluruh ASN dan pegawai Pemkot Bekasi mempertahankan semangat berolahraga secara konsisten. Kebiasaan tersebut dinilai penting untuk mendukung pola hidup aktif, bugar, dan produktif.
Menurutnya, budaya olahraga tidak hanya berdampak terhadap kebugaran fisik, tetapi juga dapat mendukung produktivitas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Peringatan Haornas 2026 di Kota Bekasi sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menjadikan olahraga sebagai bagian dari aktivitas masyarakat dan lingkungan kerja pemerintahan.
Rangkaian upacara di Plaza Pemkot Bekasi kemudian ditutup dengan pertunjukan atraktif dari atlet binaan Kota Bekasi dari cabang olahraga Muay Thai dan BMX.
Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari semangat Haornas 2026 untuk mendorong masyarakat Kota Bekasi semakin aktif bergerak dan membangun pola hidup yang lebih sehat.
Baca Juga
Komentar