Kapal Virgo Hilang, Polri Kerahkan 51 Personel DVI di 5 Posko Jawa Timur-Kalsel
JAKARTA – Polri mengerahkan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk mendukung penanganan insiden hilangnya kapal Virgo yang berlayar di rute Surabaya–Banjarmasin.
Sebanyak lima posko DVI disiapkan di sejumlah titik strategis di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Pengerahan ini dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan apabila dalam proses pencarian ditemukan korban yang membutuhkan penanganan dan identifikasi.
Total kekuatan personel yang ditempatkan di lima posko tersebut mencapai 71 personel, berdasarkan rincian kekuatan masing-masing posko.
Di Jawa Timur, posko DVI disiapkan di Sumenep, Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Surabaya, serta Pelabuhan Tanjung Perak.
Posko DVI Sumenep diperkuat delapan personel. Sementara Posko DVI RSB Surabaya melibatkan 20 personel dan Posko DVI Pelabuhan Tanjung Perak diperkuat delapan personel.
Dua Posko DVI Disiapkan di Kalimantan Selatan
Sementara di Kalimantan Selatan, Polri menyiapkan dua posko DVI untuk mendukung penanganan insiden.
Posko DVI ditempatkan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dengan kekuatan 20 personel dan Posko DVI di Ruang Otopsi RSB Banjarmasin dengan 15 personel.
Dengan demikian, total personel yang saat ini disiapkan di lima posko DVI mencapai 71 personel.
Selain lima posko tersebut, Tim DVI Rodokpol Pusdokkes Polri juga disiapkan untuk diberangkatkan pada Senin malam (14/9/2026).
Tim tambahan tersebut berjumlah enam personel, terdiri dari satu personel DNA expert dan lima personel lainnya. Keberangkatan tim masih menunggu petunjuk dan arahan pimpinan.
Polri Siapkan Proses Identifikasi
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan pengerahan personel DVI merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam mendukung proses penanganan insiden.
Menurut Johnny, penempatan personel di sejumlah titik dilakukan untuk memperkuat koordinasi, penanganan, serta proses identifikasi apabila ditemukan korban.
“Polri melalui tim DVI terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung proses penanganan hilangnya kapal Virgo. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memperkuat koordinasi, penanganan, dan proses identifikasi apabila ditemukan korban,” ujar Johnny, Senin (14/9/2026).
Ia menegaskan seluruh personel yang terlibat akan menjalankan tugas sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait di lapangan.
“Tim DVI akan bekerja secara profesional, mengedepankan ketelitian dan prosedur identifikasi korban,” katanya.
Johnny menambahkan, koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar setiap perkembangan dalam proses pencarian dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Pengerahan tim DVI tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap operasi penanganan hilangnya kapal Virgo, sementara proses pencarian dan pertolongan terhadap penumpang serta kru masih terus berlangsung.
Polri memastikan kesiapan personel dan fasilitas DVI di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan untuk mendukung setiap tahapan penanganan apabila dibutuhkan.
Baca Juga
Komentar