BEI Hari Ini Buka Suspensi Saham JARR, SAPX dan VICI Justru Disetop Usai Ngebut
JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) pada hari ini, Senin (14/9/2026), setelah sebelumnya saham tersebut dihentikan sementara. Pada saat yang sama, BEI mengambil langkah berbeda terhadap dua saham lain, yakni PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) dan PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) yang kembali dikenai suspensi.
Pergerakan tiga saham tersebut menjadi perhatian investor di Bursa Efek Indonesia karena terjadi setelah kenaikan harga yang cukup signifikan dalam beberapa hari perdagangan terakhir.
JARR yang dikenal sebagai emiten yang berkaitan dengan pengusaha Syamsudin Andi Arsyad atau Haji Isam kembali diperdagangkan setelah sebelumnya mendapatkan penghentian sementara. Sementara SAPX dan VICI justru dihentikan sementara oleh BEI karena adanya peningkatan harga kumulatif yang dinilai signifikan.
Langkah penghentian perdagangan tersebut merupakan mekanisme Bursa dalam memberikan waktu bagi pelaku pasar untuk mencermati kondisi perdagangan saham secara lebih hati-hati.
BEI Buka Kembali Perdagangan Saham JARR Hari Ini
BEI membuka kembali perdagangan saham JARR pada Senin, 14 September 2026. Pembukaan kembali ini membuat investor kembali dapat melakukan transaksi atas saham tersebut setelah sebelumnya perdagangan dihentikan sementara.
Pada perdagangan hari ini, saham JARR sempat bergerak menguat sekitar 6,2 persen ke level Rp3.940 per saham.
Namun, penguatan tersebut tidak bertahan hingga akhir sesi pertama. Saham JARR kemudian kembali berada di level Rp3.710, atau sama dengan harga awal pembukaan perdagangan hari ini.
Pergerakan tersebut menunjukkan tingginya perhatian pasar terhadap saham JARR setelah masa suspensi berakhir.
Sebelum suspensi, saham JARR juga mencatat kenaikan signifikan. Pada perdagangan 10 September 2026, JARR menguat 8,80 persen hingga berada di level Rp3.710.
Kenaikan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pergerakan harga yang kemudian mendapatkan perhatian Bursa.
SAPX Disetop Setelah Tiga Kali ARA Beruntun
Berbeda dengan JARR yang hari ini kembali dibuka, perdagangan saham SAPX justru dihentikan sementara.
Keputusan tersebut diambil BEI setelah saham Satria Antaran Prima mengalami lonjakan harga selama beberapa hari perdagangan berturut-turut.
Data perdagangan menunjukkan SAPX mencatat Auto Rejection Atas (ARA) sebanyak tiga kali secara beruntun.
Pada 9 September 2026, saham SAPX melonjak 24,43 persen menjadi Rp326. Sehari kemudian, tepatnya 10 September 2026, saham tersebut kembali melesat 24,54 persen hingga mencapai Rp406.
Kenaikan belum berhenti. Pada 11 September 2026, SAPX kembali menguat 24,38 persen ke level Rp505.
Rangkaian kenaikan tersebut membuat harga SAPX bergerak sangat cepat hanya dalam beberapa sesi perdagangan.
Kondisi inilah yang kemudian menjadi perhatian BEI. Bursa memutuskan menghentikan sementara perdagangan saham SAPX pada 14 September 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut.
VICI Ikut Masuk Radar BEI
Selain SAPX, BEI juga menghentikan sementara perdagangan saham Victoria Care Indonesia (VICI).
Sebelum suspensi diberlakukan, VICI memang menunjukkan tren penguatan dalam beberapa hari perdagangan.
Pada 9 September 2026, saham VICI naik 9,95 persen ke level Rp1.050. Kemudian pada 10 September 2026, saham tersebut kembali meningkat 5,71 persen menjadi Rp1.110.
Penguatan berlanjut pada perdagangan 11 September 2026 meskipun jauh lebih terbatas. Saham VICI naik 0,45 persen dan ditutup di level Rp1.115.
Rangkaian penguatan tersebut menjadi salah satu dasar perhatian Bursa terhadap pergerakan harga saham VICI.
BEI menyatakan penghentian sementara dilakukan sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham SAPX dan VICI.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk cooling down sekaligus perlindungan bagi investor.
BEI Jelaskan Alasan Suspensi SAPX dan VICI
Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Styawan dalam keterangan tertulis pada 11 September 2026 menyampaikan alasan di balik penghentian perdagangan kedua saham tersebut.
Menurut Bursa, suspensi dilakukan karena terdapat peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Penghentian sementara perdagangan diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada investor untuk mempertimbangkan informasi dan kondisi perusahaan secara lebih cermat.
"Penghentian saham dilakukan pada tanggal 14 September 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut," tulis Endra.
Dengan keputusan tersebut, investor SAPX dan VICI untuk sementara tidak dapat melakukan transaksi perdagangan saham di pasar yang terkena penghentian.
BEI juga mengingatkan seluruh pihak yang berkepentingan agar senantiasa memperhatikan informasi yang disampaikan oleh masing-masing perusahaan tercatat.
Apa Arti ARA dan Suspensi Saham?
Pergerakan SAPX menjadi sorotan karena tiga kali berturut-turut mencapai ARA sebelum akhirnya dihentikan sementara.
Auto Rejection Atas (ARA) merupakan batas kenaikan harga saham dalam satu sesi perdagangan yang ditetapkan Bursa. Ketika harga mencapai batas tersebut, sistem perdagangan Bursa secara otomatis menolak order pada harga yang berada di atas batas yang berlaku.
Sementara suspensi merupakan penghentian sementara perdagangan suatu efek oleh Bursa.
Suspensi dapat dilakukan dalam berbagai kondisi, termasuk ketika terdapat pergerakan harga atau aktivitas perdagangan yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.
Dalam kasus SAPX dan VICI, BEI secara khusus menyebut alasan penghentian berkaitan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Artinya, keputusan tersebut bukan berarti Bursa menyatakan adanya pelanggaran oleh perusahaan. Investor tetap perlu mencermati keterbukaan informasi dan penjelasan resmi dari emiten maupun Bursa.
JARR Kembali Diperdagangkan, Harga Sempat Rp3.940
Kembalinya JARR ke perdagangan reguler pada Senin juga menjadi perhatian pasar.
Pada awal perdagangan, saham JARR sempat mengalami kenaikan sekitar 6,2 persen menuju Rp3.940. Akan tetapi, penguatan tersebut kemudian terpangkas sehingga pada akhir sesi pertama harga kembali ke Rp3.710.
Jika dibandingkan dengan perdagangan sebelum suspensi, pergerakan JARR memperlihatkan bahwa minat pasar masih cukup tinggi setelah saham tersebut kembali dapat ditransaksikan.
Sebelumnya, pada 10 September 2026, JARR sudah mencatat kenaikan 8,80 persen ke Rp3.710.
Pergerakan tersebut menjadi rangkaian penting dalam kronologi perdagangan JARR sebelum dan sesudah penghentian sementara.
Tiga Saham dengan Perlakuan Berbeda
Dengan keputusan terbaru BEI hari ini, terdapat tiga pola berbeda yang menarik perhatian investor.
JARR kembali dibuka setelah sebelumnya dihentikan sementara. Saat perdagangan dibuka, sahamnya sempat naik ke Rp3.940 sebelum kembali ke Rp3.710 pada sesi pertama.
SAPX justru dihentikan setelah mengalami tiga kali ARA berturut-turut. Harga sahamnya bergerak dari Rp326 pada 9 September menjadi Rp406 pada 10 September, kemudian Rp505 pada 11 September 2026.
Sedangkan VICI juga dihentikan sementara setelah mencatat penguatan dari Rp1.050 pada 9 September menjadi Rp1.110 pada 10 September dan Rp1.115 pada 11 September 2026.
BEI menegaskan penghentian perdagangan SAPX dan VICI berlaku mulai 14 September 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai hingga terdapat pengumuman Bursa lebih lanjut.
Bagi investor di Jakarta maupun berbagai daerah di Indonesia, perkembangan selanjutnya dari JARR, SAPX, dan VICI akan bergantung pada pengumuman resmi Bursa serta keterbukaan informasi yang disampaikan masing-masing emiten.
Tag: BEI hari ini, Saham JARR, Saham SAPX, Saham VICI, Bursa Efek Indonesia,
Baca Juga
Komentar