Hari Perhubungan Nasional 2026, Wakil Wali Kota Bekasi Tekankan Keselamatan dan Integrasi Transportasi
BEKASI – PENAIINSIGHT.COM – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menekankan pentingnya keselamatan, konektivitas, dan integrasi transportasi dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 tingkat Kota Bekasi.
Pesan tersebut disampaikan Abdul Harris saat memimpin apel peringatan Harhubnas 2026 di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Dalam kesempatan itu, ia membacakan sambutan Menteri Perhubungan Republik Indonesia yang mengangkat tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju.”
Dalam sambutan tersebut, keselamatan transportasi menjadi salah satu perhatian utama. Hal itu disampaikan di tengah berbagai peristiwa kecelakaan dan musibah transportasi yang terjadi belakangan ini.
Menurut pesan Menteri Perhubungan yang dibacakan Abdul Harris, keselamatan tidak boleh hanya dipandang sebagai rutinitas administratif dalam sistem transportasi.
“Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Standar keselamatan harus hidup di lapangan,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.
Keselamatan dan konektivitas juga dinilai harus dijaga secara bersama. Pengelola transportasi dituntut berani menghentikan operasi ketika kondisi dinilai tidak aman, namun pada saat yang sama harus cepat mencari alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tidak terputus.
Transportasi Bukan Sekadar Kendaraan
Tema Harhubnas 2026 menempatkan transportasi sebagai bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat.
Transportasi menghubungkan berbagai wilayah, sentra produksi dengan pasar, masyarakat dengan sekolah dan rumah sakit, sekaligus mempertemukan keluarga dan membuka kesempatan kerja.
Karena itu, transportasi tidak dapat dipandang hanya sebagai persoalan kendaraan maupun pembangunan infrastruktur.
Jalur kereta, misalnya, dapat membuka pusat-pusat ekonomi baru. Sementara angkutan massal yang baik dapat membantu menghemat waktu masyarakat yang selama ini banyak tersita dalam perjalanan.
Sistem logistik yang efisien juga dinilai dapat membantu hasil pertanian dan produk pelaku usaha sampai kepada masyarakat dengan biaya yang lebih wajar.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan pentingnya konektivitas antara pusat produksi dan permukiman untuk menekan biaya angkut dan biaya logistik sekaligus memperluas pemerataan pembangunan.
Perkuat Angkutan Massal dan Integrasi Moda
Ke depan, insan perhubungan dituntut memperkuat angkutan massal perkotaan agar transportasi publik menjadi pilihan yang semakin layak dan menarik bagi masyarakat.
Selain itu, integrasi antarmoda perlu diperkuat sehingga perjalanan masyarakat dari titik awal hingga tujuan akhir dapat berlangsung lebih mudah.
Perbaikan sistem logistik juga menjadi bagian dari agenda transportasi agar konektivitas yang dibangun dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian.
Transformasi digital turut menjadi perhatian. Pemanfaatan teknologi diharapkan tidak berhenti pada pembangunan aplikasi atau sistem, tetapi menghasilkan pengawasan yang lebih transparan dan efektif.
Teknologi juga diharapkan dapat mendukung perjalanan yang lebih aman, meningkatkan kepatuhan, serta membuat sistem logistik semakin tertib.
Integritas Tetap Menjadi Kunci
Meski teknologi dan infrastruktur terus berkembang, pelayanan publik pada akhirnya tetap bergantung pada manusia yang menjalankannya.
Integritas, kepedulian dan keberanian dalam mengambil keputusan menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan transportasi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutan Harhubnas 2026, insan perhubungan juga diingatkan untuk menjalankan nilai tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, tangguh menghadapi tantangan, serta bertanggung jawab terhadap keselamatan dan keamanan jasa perhubungan.
Pengabdian para insan transportasi juga berlangsung di berbagai situasi, termasuk ketika sebagian besar masyarakat sedang beristirahat. Petugas tetap bekerja memeriksa kendaraan, mengatur navigasi dan lalu lintas, serta melayani masyarakat di terminal maupun stasiun.
Mereka juga tetap berada di lapangan ketika terjadi bencana maupun kecelakaan yang membutuhkan penanganan dan pelayanan.
Karena itu, peringatan Harhubnas 2026 menjadi momentum untuk memperkuat budaya keselamatan dalam penyelenggaraan transportasi.
September juga dicanangkan sebagai bulan keselamatan transportasi sekaligus momentum awal untuk membangun budaya keselamatan yang lebih kuat dan diterapkan sepanjang tahun.
Abdul Harris melalui sambutan tersebut mengajak seluruh insan perhubungan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan manfaat pembangunan transportasi benar-benar dirasakan masyarakat.
Peringatan Harhubnas 2026 kemudian ditutup dengan pesan agar seluruh perjalanan masyarakat senantiasa mendapatkan perlindungan serta pelayanan transportasi terus berkembang untuk mendukung konektivitas dan kemajuan Indonesia.
Baca Juga
Komentar