Kang Wildan Kritik Minim Euforia Porprov Jabar di Bekasi, Minta Dispora Segera Evaluasi
KOTA BEKASI – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, menyoroti minimnya kemeriahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 di ruang publik Kota Bekasi. Ia meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta panitia penyelenggara segera mengevaluasi strategi sosialisasi dan publikasi agar masyarakat ikut merasakan atmosfer pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Kang Wildan, sapaan akrabnya, mengapresiasi kerja keras atlet, pelatih, panitia, dan pemerintah dalam menyukseskan penyelenggaraan Porprov. Namun, menurutnya, keberhasilan menjadi tuan rumah tidak cukup hanya diukur dari kelancaran pertandingan maupun perolehan medali.
Ia menilai, aspek kemeriahan, partisipasi masyarakat, serta manfaat ekonomi bagi warga juga harus menjadi indikator penting keberhasilan Porprov di Kota Bekasi.
“Pertama, saya mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, panitia, dan pemerintah yang telah bekerja menyukseskan Porprov. Namun, keberhasilan Porprov jangan hanya diukur dari kelancaran pertandingan dan perolehan medali, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat ikut merasakan kemeriahannya,” ujar Wildan.
Menurutnya, Kota Bekasi sebagai tuan rumah seharusnya mampu menunjukkan identitasnya sebagai penyelenggara pesta olahraga tingkat Jawa Barat. Namun, dari sisi atmosfer dan kemeriahan, masih terdapat sejumlah hal yang perlu ditingkatkan.
Euforia Porprov Dinilai Belum Terasa di Ruang Publik
Wildan menilai minimnya atribut Porprov di sejumlah ruang publik menjadi salah satu catatan serius dalam penyelenggaraan tahun ini.
Menurutnya, masyarakat seharusnya dapat merasakan suasana Porprov melalui pemasangan spanduk, baliho, umbul-umbul, serta media informasi pertandingan di titik-titik strategis.
Ia mengingatkan, jangan sampai kemeriahan Porprov hanya terpusat di arena pertandingan, sementara jalanan dan lingkungan masyarakat Kota Bekasi terlihat seperti hari biasa.
“Jangan sampai Porprov hanya meriah di arena pertandingan, sementara jalanan dan lingkungan masyarakat terlihat biasa saja,” tegasnya.
Wildan juga menyoroti sosialisasi jadwal pertandingan dan lokasi venue yang dinilai belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, informasi Porprov harus mudah diakses warga dan tidak cukup hanya mengandalkan media sosial pemerintah. Sosialisasi perlu diperluas melalui kecamatan, kelurahan, RW, RT, sekolah, komunitas pemuda, hingga organisasi olahraga.
“Bagaimana masyarakat mau datang dan mendukung kalau informasi saja tidak sampai kepada mereka? Jangan terlalu fokus pada teknis pertandingan, sementara komunikasi publik justru kurang diperhatikan,” ungkapnya.
Komisi IV Dorong Evaluasi Dispora dan Panitia
Sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan menyatakan pihaknya akan mendorong evaluasi terhadap kinerja Dispora dan panitia penyelenggara, terutama berkaitan dengan publikasi, sosialisasi, serta penggunaan anggaran.
Ia menegaskan, evaluasi tidak harus menunggu seluruh rangkaian Porprov selesai. Perbaikan terhadap kekurangan yang ditemukan selama pelaksanaan harus segera dilakukan agar masyarakat dapat merasakan manfaat penyelenggaraan secara lebih luas.
Wildan juga menyinggung pentingnya tanggung jawab pemerintah daerah dalam pengembangan keolahragaan, penyebarluasan informasi, dan peningkatan partisipasi masyarakat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.
Menurutnya, penyelenggaraan Porprov harus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, komunitas olahraga, dan masyarakat.
UMKM dan Komunitas Harus Mendapat Ruang
Wildan menilai masyarakat tidak boleh hanya ditempatkan sebagai penonton dalam penyelenggaraan Porprov. Pelaku UMKM, pedagang kecil, komunitas pemuda, sekolah, serta organisasi olahraga perlu diberikan ruang untuk terlibat secara aktif.
Keterlibatan tersebut dinilai penting agar Porprov tidak hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan kebanggaan bagi warga Kota Bekasi.
“Momentum Porprov harus membawa dampak ekonomi dan kebanggaan bagi warga Kota Bekasi. Jangan sampai kegiatan besar ini hanya dirasakan oleh penyelenggara dan kalangan olahraga,” katanya.
Ia berharap promosi produk lokal dan aktivitas UMKM dapat diperluas sehingga atlet, ofisial, maupun pengunjung dari luar daerah turut mengenal potensi ekonomi Kota Bekasi.
Tiga Langkah Konkret yang Didorong Komisi IV
Untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Porprov, Wildan menyampaikan tiga langkah konkret yang akan didorong Komisi IV DPRD Kota Bekasi.
Pertama, evaluasi segera terhadap strategi sosialisasi dan publikasi yang dilakukan Dispora bersama panitia penyelenggara.
Kedua, memperluas promosi dan informasi pertandingan hingga tingkat kecamatan, kelurahan, serta lingkungan masyarakat agar warga mengetahui jadwal dan lokasi pertandingan.
Ketiga, mengoptimalkan keterlibatan komunitas, pemuda, dan UMKM sehingga Porprov memberikan manfaat lebih luas, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.
Wildan menegaskan, keberhasilan Porprov harus dinilai secara menyeluruh, mulai dari kualitas pertandingan, prestasi atlet, kemeriahan, partisipasi masyarakat, hingga manfaat ekonomi yang dihasilkan.
Ia berharap Pemerintah Kota Bekasi, Dispora, dan panitia penyelenggara tidak hanya mengejar keberhasilan teknis, tetapi juga memperhatikan bagaimana masyarakat merasakan kemeriahan pesta olahraga tersebut.
“Kita mengapresiasi kerja keras seluruh pihak, tetapi kekurangan yang ada harus berani dievaluasi dan diperbaiki. Kota Bekasi sudah dipercaya menjadi tuan rumah. Jangan sampai kesempatan besar ini berlalu begitu saja tanpa meninggalkan kesan dan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Wildan menegaskan, Porprov XV Jawa Barat 2026 harus menjadi momentum kebanggaan bersama yang melibatkan seluruh warga Kota Bekasi.
“Jangan sampai Kota Bekasi hanya sukses menjadi tuan rumah secara administratif, tetapi gagal membangun kemeriahan dan partisipasi masyarakat. Porprov harus dirasakan seluruh warga, bukan hanya mereka yang berada di arena pertandingan,” pungkas Wildan Fathurrahman.
Baca Juga
Komentar