Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar per Barel, Ketegangan di Teluk Persia Picu Kekhawatiran Pasokan
Jakarta – Harga minyak dunia melonjak tajam dan kembali menembus level psikologis 100 dolar per barel pada perdagangan Kamis. Lonjakan ini dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak global akibat ketegangan di kawasan Teluk Persia.
Minyak mentah berjangka Brent Crude ditutup melonjak sekitar 9,22 persen ke level 100,46 dolar per barel. Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik lebih tinggi lagi sebesar 9,72 persen dan ditutup di level 95,73 dolar per barel.
Kenaikan harga tersebut terjadi setelah pernyataan pemimpin tertinggi Iran yang menegaskan akan tetap membatasi lalu lintas di kawasan strategis tersebut. Pernyataan itu memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan distribusi minyak secara berkepanjangan.
Ketegangan meningkat setelah adanya laporan serangan terhadap kapal komersial yang melintas di wilayah Teluk Persia. Serangan terbaru dilaporkan menargetkan dua kapal tanker minyak serta satu kapal kargo.
Peristiwa tersebut menambah kekhawatiran pelaku pasar bahwa jalur distribusi energi global di kawasan tersebut dapat terganggu, mengingat wilayah tersebut merupakan salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia.
Sebelumnya, International Energy Agency (IEA) mengumumkan pelepasan cadangan minyak darurat terbesar dalam sejarah sebagai upaya menstabilkan pasar energi global.
Namun langkah tersebut disambut skeptis oleh pelaku pasar. Banyak analis menilai jumlah cadangan yang dilepaskan kemungkinan belum cukup untuk menutupi potensi kekurangan pasokan jika jalur distribusi minyak di kawasan tersebut terganggu.
Situasi ini membuat pasar energi global masih diliputi ketidakpastian, sementara para investor terus memantau perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang dapat memengaruhi stabilitas pasokan minyak dunia.
Baca Juga
Komentar