Piala Dunia 2026 Resmi Dimulai, Shakira dan Burna Boy Curi Perhatian Dunia
MEXICO CITY – Piala Dunia FIFA 2026 resmi dimulai dengan sebuah pesta pembukaan megah yang memadukan musik, budaya, teknologi, dan semangat sepak bola dari berbagai belahan dunia. Ribuan penonton yang memadati Estadio Azteca, Mexico City, serta jutaan pemirsa di berbagai negara menjadi saksi momen bersejarah ketika turnamen terbesar dalam sejarah sepak bola dunia dibuka secara spektakuler pada Jumat (12/6/2026) dini hari WIB.
Sorotan utama seremoni pembukaan langsung tertuju kepada penyanyi internasional asal Kolombia, Shakira, yang kembali menjadi bagian dari sejarah Piala Dunia. Bersama musisi asal Nigeria, Burna Boy, Shakira tampil membawakan lagu resmi Piala Dunia 2026 berjudul “Dai Dai”, yang menjadi puncak acara pembukaan sebelum laga perdana digelar.
Penampilan keduanya disambut meriah oleh para penonton yang memenuhi stadion legendaris tersebut. Tata panggung modern, permainan cahaya berteknologi tinggi, serta koreografi yang melibatkan puluhan penari menjadikan penampilan “Dai Dai” sebagai salah satu momen paling berkesan dalam pembukaan Piala Dunia 2026.
Shakira Kembali Ukir Sejarah di Piala Dunia
Bagi penggemar sepak bola dan musik dunia, kehadiran Shakira dalam pesta pembukaan Piala Dunia bukanlah hal baru.
Pelantun lagu "Waka Waka" itu memiliki hubungan panjang dengan turnamen sepak bola terbesar di dunia. Setelah sukses melalui "Hips Don't Lie" pada Piala Dunia 2006, "Waka Waka (This Time for Africa)" pada Piala Dunia 2010, dan "La La La (Brazil 2014)", kini Shakira kembali dipercaya menjadi bagian dari identitas musikal Piala Dunia melalui lagu "Dai Dai".
Menurut berbagai laporan internasional, penampilan pada pembukaan Piala Dunia 2026 menjadikan Shakira sebagai satu-satunya artis yang tampil dalam empat era berbeda perhelatan Piala Dunia FIFA.
Dalam seremoni pembukaan, Shakira tampil mengenakan kostum bernuansa putih dan kuning yang berpadu dengan visual megah serta replika trofi Piala Dunia berukuran raksasa yang menjadi pusat perhatian di lapangan Estadio Azteca.
Atmosfer stadion langsung berubah menjadi lautan sorak-sorai ketika lagu “Dai Dai” mulai dimainkan.
Burna Boy Perkuat Sentuhan Global
Selain Shakira, perhatian publik juga tertuju kepada Burna Boy.
Musisi bernama lengkap Damini Ebunoluwa Ogulu itu dikenal sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam perkembangan musik Afrofusion di dunia. Genre yang memadukan unsur Afrobeats, reggae, dancehall, hip-hop, dan musik tradisional Afrika tersebut berhasil membawanya menjadi salah satu artis internasional paling sukses dalam satu dekade terakhir.
Kolaborasi Burna Boy dengan Shakira dalam lagu "Dai Dai" dinilai FIFA sebagai representasi keberagaman budaya yang menjadi semangat utama Piala Dunia 2026.
Lagu tersebut juga menjadi bagian dari kampanye FIFA dan Global Citizen yang bertujuan mendukung program pendidikan global bagi anak-anak di berbagai negara.
Di atas panggung, Burna Boy berhasil memberikan warna berbeda yang memperkaya nuansa lagu resmi turnamen tersebut.
J Balvin dan Deretan Bintang Dunia Ikut Memeriahkan
Kemegahan seremoni pembukaan tidak hanya berhenti pada penampilan Shakira dan Burna Boy.
FIFA menghadirkan sejumlah musisi ternama lainnya yang turut memeriahkan acara. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah J Balvin, penyanyi dan rapper asal Kolombia yang dikenal luas melalui berbagai lagu hit internasional.
Dengan dukungan tata cahaya spektakuler dan efek visual modern, J Balvin berhasil membakar semangat penonton melalui sejumlah lagu andalannya.
Selain J Balvin, sejumlah nama besar lainnya juga tampil dalam seremoni pembukaan, termasuk Tyla, Belinda, Alejandro Fernández, Danny Ocean, Maná, Los Ángeles Azules, dan Lila Downs. Kehadiran para musisi tersebut mencerminkan keberagaman budaya yang menjadi tema utama Piala Dunia 2026.
Budaya Tiga Negara Tuan Rumah Jadi Sorotan
Piala Dunia 2026 menjadi edisi paling unik dalam sejarah FIFA karena untuk pertama kalinya digelar di tiga negara sekaligus, yaitu Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.
Karena itu, seremoni pembukaan dirancang untuk menggambarkan persatuan dan keberagaman budaya dari ketiga negara tuan rumah.
Pertunjukan seni tradisional Meksiko menjadi pembuka yang memukau sebelum dilanjutkan dengan berbagai elemen budaya modern yang dipadukan menggunakan teknologi visual mutakhir.
Nuansa budaya Aztec, musik Latin, hingga simbol-simbol modern Amerika Utara ditampilkan secara harmonis dalam satu panggung besar.
FIFA ingin menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya tentang pertandingan di lapangan, tetapi juga menjadi sarana pemersatu berbagai bangsa dan budaya.
Piala Dunia Terbesar Sepanjang Sejarah
Selain kemegahan seremoni pembukaan, Piala Dunia 2026 juga mencatat sejarah baru sebagai turnamen terbesar sejak pertama kali digelar pada 1930.
Untuk pertama kalinya, FIFA memperluas jumlah peserta menjadi 48 negara.
Jumlah pertandingan meningkat menjadi 104 laga yang akan berlangsung selama lebih dari satu bulan di berbagai kota di Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.
Perluasan format tersebut membuat Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi turnamen dengan jumlah penonton terbesar sepanjang sejarah sepak bola dunia.
FIFA memperkirakan miliaran orang dari berbagai negara akan mengikuti jalannya kompetisi yang berlangsung hingga Juli 2026.
Estadio Azteca Kembali Jadi Panggung Bersejarah
Pemilihan Estadio Azteca sebagai lokasi pembukaan juga memiliki makna tersendiri.
Stadion yang berada di Mexico City itu merupakan salah satu venue paling ikonik dalam sejarah sepak bola dunia.
Estadio Azteca pernah menjadi tuan rumah final Piala Dunia 1970 dan 1986 yang sama-sama melahirkan momen legendaris dalam sejarah olahraga tersebut.
Kini, stadion berkapasitas sekitar 80 ribu penonton itu kembali menjadi pusat perhatian dunia ketika menjadi lokasi pembukaan Piala Dunia 2026.
Renovasi besar yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir membuat stadion tersebut tampil lebih modern tanpa kehilangan nilai sejarahnya.
Perhatian Beralih ke Laga Perdana
Usai seremoni pembukaan berakhir, perhatian dunia langsung beralih ke pertandingan pertama Grup A yang mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan.
Laga tersebut menjadi titik awal perjalanan panjang menuju perebutan trofi paling bergengsi dalam dunia sepak bola.
Namun sebelum peluit pertama dibunyikan, dunia lebih dulu menikmati pertunjukan megah yang menyatukan musik, budaya, dan olahraga dalam satu panggung spektakuler.
Shakira, Burna Boy, J Balvin, dan sederet bintang lainnya sukses menghadirkan pembukaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga mempertegas bahwa Piala Dunia 2026 adalah perayaan global yang melibatkan miliaran orang dari berbagai penjuru dunia.
Melalui lagu “Dai Dai”, FIFA mengirim pesan sederhana namun kuat kepada seluruh penggemar sepak bola dunia: pesta terbesar olahraga dunia telah dimulai, dan perjalanan menuju sejarah baru resmi dibuka.
Baca Juga
Komentar