Jakarta Fair 2026 Jadi Momentum Penguatan Produk Lokal dan UMKM
JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menilai Jakarta Fair 2026 menjadi momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di tengah tantangan ekonomi global.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan Jakarta Fair 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta, Kamis (11/6/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta, di antaranya Dimaz Raditya, Wita Susilowati, Tri Waluyo, Gias Kumari Putra, dan Raden Gusti Arief Yulifard.
Menurut Wibi, Jakarta Fair sebagai ajang pameran dan hiburan terbesar di Indonesia memiliki kontribusi besar dalam menggerakkan roda perekonomian ibu kota, terutama melalui peningkatan aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pelaku industri kreatif.
“Tentunya melalui Jakarta Fair ini pertumbuhan ekonomi di Jakarta akan semakin baik,” ujar Wibi.
Ia menegaskan DPRD DKI Jakarta akan terus mendukung pengembangan produk-produk lokal agar mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
“Agar produk-produk lokal itu bisa dieskalasi lebih besar lagi,” katanya.
Wibi menambahkan, penguatan ekonomi lokal menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan ekonomi global serta keterbatasan lapangan pekerjaan. Karena itu, sektor kewirausahaan perlu terus diperkuat guna menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Harapannya menuju lima abad Jakarta, kondisi perekonomian lebih baik, rakyat Jakarta sejahtera,” tuturnya.
Selain itu, Wibi menilai proses kurasi produk yang ditampilkan dalam Jakarta Fair harus dilakukan secara cermat agar produk yang dipamerkan memiliki kualitas dan mampu bersaing di pasar. Meski demikian, proses seleksi juga perlu memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas produknya.
“Produk-produk yang memang layak dan memang sudah sangat amat pantas, ya tampil,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut meramaikan Jakarta Fair sebagai bentuk dukungan terhadap produk-produk karya anak bangsa.
“Menyambut Ulang Tahun Jakarta ke-499. Jakarta Fair adalah pintu untuk kita saling bersukaria, bertemu, dan juga membeli brand-brand yang harganya diskon,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Fair yang dinilai memberikan dampak positif bagi dunia usaha.
Menurutnya, banyak pelaku bisnis yang mampu meningkatkan pendapatan selama berlangsungnya Jakarta Fair berkat tingginya antusiasme masyarakat.
“Bahkan omzet satu bulan sama kayak omzet tiga bulan,” ungkap Dimaz.
Ia pun optimistis target transaksi Jakarta Fair 2026 dapat tercapai seiring tingginya minat masyarakat terhadap berbagai kegiatan dan hiburan yang disuguhkan dalam ajang tahunan tersebut.
“Saya kira dengan animo masyarakat yang sangat tinggi sekarang dan haus event juga, target omzet itu mungkin bisa tercapai,” pungkasnya.
Baca Juga
Komentar