Wawali Bekasi Pastikan Ganti Rugi Korban SPBE Bertahap, Lokasi Kini Dievaluasi
Bekasi - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe memastikan Pemerintah Kota Bekasi terus mengawal penanganan pasca insiden di lokasi SPBE, termasuk proses penyaluran bantuan dan penggantian rumah warga yang mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.
Abdul Harris Bobihoe mengatakan, pemerintah daerah bersama pihak terkait telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan penanganan awal sekaligus memastikan langkah pemulihan berjalan sesuai komitmen yang telah disepakati.
“Kemarin kami sudah menangani langsung di lapangan. Dari pihak SPBE sendiri juga sudah menempuh beberapa upaya penyelesaian. Nantinya akan ada penggantian terhadap rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan,” ujar Abdul Harris Bobihoe saat ditemui awak media.
Ia menjelaskan, proses penggantian kerusakan rumah warga dilakukan secara bertahap menyesuaikan mekanisme yang telah disiapkan pihak perusahaan bersama pemerintah daerah.
“Penggantian dilakukan bertahap. Mereka juga akan membangun kembali rumah-rumah yang rusak dan itu menjadi bagian dari komitmen mereka,” katanya.
Selain fokus pada pemulihan warga terdampak, Pemerintah Kota Bekasi juga menyoroti aspek keamanan fasilitas SPBE agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. Evaluasi menyeluruh saat ini tengah dilakukan bersama pemerintah pusat dan pihak terkait.
“Yang utama sekarang bagaimana sistem keamanan di SPBE itu harus lebih jelas dan lebih baik. Kami juga sedang meninjau ulang soal kelayakan lokasi bersama pemerintah pusat, apakah lokasi tersebut masih layak atau tidak,” ungkapnya.
Menurutnya, persoalan lokasi SPBE saat ini masih dalam tahap pembahasan dan menjadi bahan pertimbangan bersama untuk menentukan langkah selanjutnya demi keselamatan masyarakat sekitar.
Abdul Harris Bobihoe juga mengungkapkan bahwa sisa tabung gas berkapasitas 50 kilogram yang masih berada di lokasi telah dipindahkan oleh pihak Pertamina guna mengantisipasi risiko lanjutan.
“Tabung gas yang tersisa kemarin jumlahnya sekitar 35 ribu kilogram dan semuanya sudah diangkut langsung oleh pihak Pertamina dengan tenaga ahli,” jelasnya.
Pemerintah Kota Bekasi memastikan akan terus memantau proses pemulihan pasca kejadian serta meminta seluruh pihak terkait mengutamakan keselamatan dan keamanan masyarakat dalam operasional SPBE ke depan.
Baca Juga
Komentar