Bhayangkara Presisi Bungkam Wakil Korea 3-0, Indonesia Cetak Sejarah di AVC 2026
PONTIANAK – Tim bola voli Jakarta Bhayangkara Presisi sukses mencetak sejarah setelah memastikan langkah ke Grand Final AVC Men’s Champions League 2026 usai menaklukkan wakil Korea Selatan, Hyundai Capital Skywalkers, dengan skor telak 3-0 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Sabtu (16/5/2026).
Kemenangan tersebut sekaligus memastikan klub voli kebanggaan Indonesia itu meraih tiket menuju FIVB Men’s Club World Championship atau Kejuaraan Dunia Antarklub Bola Voli Putra.
Sejak awal pertandingan semifinal, Jakarta Bhayangkara Presisi tampil agresif dan disiplin menghadapi permainan cepat Hyundai Capital Skywalkers.
Tim asuhan pelatih Reidel Toiran mampu menjaga ritme permainan melalui kombinasi serangan cepat dan pertahanan solid.
Set pertama berlangsung ketat, namun Bhayangkara Presisi berhasil mengunci kemenangan dengan skor 25-23 sebelum akhirnya mendominasi pertandingan hingga menang straight set 3-0.
Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi klub Indonesia di level kompetisi Asia.
Lolos ke partai final AVC Men’s Champions League 2026 juga membawa Jakarta Bhayangkara Presisi mengamankan tiket menuju ajang dunia antarklub bola voli putra.
Keberhasilan tersebut menjadi sejarah baru bagi klub bola voli Indonesia yang mampu bersaing di level internasional dan menembus panggung dunia.
Pencapaian ini sekaligus menunjukkan perkembangan prestasi bola voli Indonesia di tingkat Asia yang semakin kompetitif.
Di partai puncak, Jakarta Bhayangkara Presisi dijadwalkan menghadapi klub kuat asal Iran, Foolad Sirjan Iranian.
Tim asal Iran tersebut dikenal tampil dominan sepanjang turnamen dan diprediksi menjadi lawan berat bagi wakil Indonesia.
Meski demikian, Bhayangkara Presisi optimistis mampu memberikan penampilan terbaik demi membawa pulang gelar juara Asia.
Kapolda Kalimantan Barat sekaligus Manajer Jakarta Bhayangkara Presisi, Pipit Rismanto, menyampaikan rasa bangga atas perjuangan seluruh pemain dan tim pelatih.
“Kemenangan atas Hyundai Capital Skywalkers merupakan bukti kerja keras, kedisiplinan, dan mental bertanding seluruh pemain,” ujar Pipit Rismanto di Pontianak.
Menurutnya, menghadapi tim asal Korea Selatan membutuhkan fokus tinggi karena lawan memiliki pola permainan cepat dan pertahanan yang solid.
Ia juga menilai keberhasilan tim tidak lepas dari strategi pelatih serta kontribusi maksimal pemain lokal maupun asing sepanjang pertandingan.
Pipit Rismanto turut mengapresiasi dukungan masyarakat Indonesia, khususnya warga Pontianak yang memadati arena pertandingan.
“Dukungan masyarakat Indonesia menjadi energi tambahan bagi tim. Namun perjuangan belum selesai dan seluruh pemain diminta tetap fokus,” katanya.
Atmosfer meriah di GOR Terpadu Ahmad Yani disebut memberikan motivasi besar bagi para pemain untuk tampil maksimal di lapangan.
Keberhasilan Jakarta Bhayangkara Presisi menembus final AVC Men’s Champions League 2026 menjadi pencapaian bersejarah bagi dunia bola voli Indonesia.
Selain membuka peluang meraih gelar juara Asia, keberhasilan lolos ke Kejuaraan Dunia Antarklub juga menjadi momentum penting bagi perkembangan prestasi olahraga nasional.
Masyarakat Indonesia kini menaruh harapan besar agar Jakarta Bhayangkara Presisi mampu melanjutkan tren positif dan mengharumkan nama bangsa di level internasional.
Baca Juga
Komentar