Tri Adhianto Rotasi Pejabat Strategis Pemkot Bekasi, Disnaker Langsung Dapat Target Besar 3 Bulan
Kota Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui rotasi dan mutasi pejabat Eselon II yang dipimpin langsung Wali Kota Bekasi Tri Adhianto pada Rabu (13/5/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi kinerja sekaligus percepatan program prioritas Pemerintah Kota Bekasi agar lebih selaras dengan visi pembangunan daerah.
Dua posisi strategis yang mengalami perubahan yakni Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) serta Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi.
Dalam rotasi tersebut, Nadih Arifin yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostandi) kini dipercaya menempati posisi Kepala Disparbud Kota Bekasi.
Sementara itu, Dzikron yang sebelumnya memimpin Disparbud kini mendapat tugas baru sebagai Kepala Disnaker Kota Bekasi.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa mutasi dan rotasi pejabat dilakukan murni berdasarkan kebutuhan organisasi serta percepatan program pembangunan daerah.
“Ini bagian dari proses evaluasi terkait dengan bagaimana upaya-upaya percepatan program-program disesuaikan dengan visi misi Pemerintah Kota Bekasi,” ujar Tri Adhianto usai prosesi pelantikan.
Menurutnya, kedua pejabat yang mendapat penugasan baru memiliki rekam jejak kinerja yang baik di bidang masing-masing sehingga diharapkan mampu membawa percepatan pada sektor yang dipimpin saat ini.
Tri juga memberikan apresiasi terhadap capaian Dzikron selama memimpin Disparbud Kota Bekasi, khususnya dalam pengembangan sektor budaya daerah.
Salah satu capaian yang mendapat perhatian adalah keberhasilan penyelenggaraan peringatan Hari Tari Nasional yang melibatkan lebih dari 3.000 penari dan menjadi salah satu pagelaran budaya terbesar di Jawa Barat.
“Apresiasi kemarin di pelaksanaan Hari Tari, mampu menghadirkan lebih dari 3.000 penari. Pada saat pelaksanaan Hari Tari Nasional, saya kira Bekasi menjadi salah satu yang terbanyak,” katanya.
Meski demikian, di posisi barunya sebagai Kepala Disnaker, Dzikron langsung dihadapkan pada tantangan besar terkait pengurangan angka pengangguran dan penciptaan lapangan kerja baru di Kota Bekasi.
Tri Adhianto menegaskan pelayanan ketenagakerjaan tidak boleh hanya fokus pada administrasi semata, tetapi harus mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat pencari kerja.
Pemerintah Kota Bekasi juga menargetkan optimalisasi program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), termasuk program penyaluran tenaga kerja terampil ke luar negeri.
“Saya sudah minta lakukan percepatan, dan saya minta dalam waktu tiga bulan ini Pak Zikron harus mampu mendapatkan challenge tersebut,” tegas Tri.
Menurut Tri, tren angka pengangguran di Kota Bekasi saat ini mulai menunjukkan penurunan. Namun, pemerintah daerah tetap mendorong percepatan program ketenagakerjaan agar peluang kerja semakin terbuka luas bagi masyarakat.
Rotasi pejabat ini diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam birokrasi Pemerintah Kota Bekasi sekaligus memperkuat efektivitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.
Pemerintah Kota Bekasi menilai penyegaran organisasi menjadi langkah penting untuk menjaga dinamika birokrasi agar tetap adaptif terhadap tantangan pembangunan dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Baca Juga
Komentar