Hari Ini Harga Emas Dekati Level Tertinggi Dua Pekan, Harga Saham ANTM-ARCI Melonjak drastis!
JAKARTA – Saham emiten tambang emas bergerak menguat pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (22/7/2026), seiring reli harga emas dunia yang kembali mendekati level tertinggi dalam hampir dua pekan. Penguatan tersebut didorong meningkatnya permintaan investor terhadap aset safe haven di tengah memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah.
Berdasarkan data perdagangan BEI hingga pukul 09.18 WIB, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) memimpin penguatan dengan kenaikan 3,92 persen ke level Rp3.180 per saham.
Penguatan juga terjadi pada saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang naik 3,68 persen menjadi Rp2.820 per saham, disusul PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yang melonjak 3,67 persen ke posisi Rp1.130 per saham.
Sementara itu, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menguat 2,06 persen, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) naik 1,75 persen, dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) bertambah 0,46 persen.
Di tengah tren positif sektor emas, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) justru bergerak berlawanan dengan melemah 0,81 persen pada perdagangan pagi.
Penguatan saham-saham emas tersebut terjadi setelah harga emas dunia kembali mengalami kenaikan signifikan. Mengutip Reuters, harga emas spot naik sekitar 0,9 persen menjadi USD4.113,73 per troy ons dan sempat menyentuh level tertinggi sejak 10 Juli 2026.
Kenaikan harga emas dipicu meningkatnya aksi beli investor terhadap aset lindung nilai di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik, terutama setelah memanasnya situasi di kawasan Timur Tengah.
Ketegangan meningkat menyusul laporan dua kapal tanker yang mengangkut minyak mentah Arab Saudi menuju Asia berbalik arah di Laut Merah akibat ancaman serangan dari kelompok Houthi yang didukung Iran.
Peristiwa tersebut kembali memunculkan kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran di Laut Merah yang selama ini menjadi salah satu jalur distribusi energi paling strategis di dunia.
Di sisi lain, upaya diplomatik masih terus dilakukan. Menteri Dalam Negeri Iran, Eskandar Momeni, melakukan kunjungan ke Pakistan dan meminta pemerintah Pakistan melanjutkan perannya sebagai mediator guna membantu meredakan konflik yang terjadi.
Selain mendorong kenaikan harga emas, ketegangan geopolitik tersebut juga mengangkat harga minyak dunia. Minyak mentah tercatat naik lebih dari 1 persen dan diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam sekitar enam pekan akibat meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global.
Pelaku pasar juga masih mencermati arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Perhatian investor kini tertuju pada rapat Federal Reserve (The Fed) pekan depan yang diperkirakan akan memberikan sinyal terkait prospek suku bunga acuan.
Berdasarkan survei Reuters, mayoritas ekonom memperkirakan The Fed masih akan mempertahankan suku bunga sepanjang sisa tahun 2026 guna memastikan inflasi kembali menuju target. Kebijakan suku bunga yang tetap stabil dinilai dapat mempertahankan daya tarik emas sebagai instrumen investasi dan aset lindung nilai di tengah tingginya ketidakpastian global.
Baca Juga
Komentar