Zulkifli Hasan Targetkan Sampah Kota Bekasi Beres 2 Tahun Usai Groundbreaking PISEL
KOTA BEKASI — Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menargetkan persoalan sampah di Kota Bekasi dapat terselesaikan dalam waktu dua tahun setelah proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PISEL) di Sumur Batu, Bantargebang, rampung dan beroperasi.
Target tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat memimpin Apel Gebrak K3 di Stadion Mini Ciketing Udik, Kota Bekasi, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut digelar menjelang pelaksanaan groundbreaking proyek PISEL yang masuk dalam agenda Proyek Strategis Nasional (PSN).
Zulkifli mengatakan pembangunan PISEL menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menyelesaikan persoalan sampah yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di Kota Bekasi.
Menurutnya, proyek tersebut tidak hanya diarahkan untuk mengurangi volume sampah, tetapi juga mengolah sampah menjadi energi listrik sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Alhamdulillah kalau sampah mau selesai memang semangatnya harus seperti ini, semangat pantang menyerah, betul,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia menegaskan pemerintah ingin segera mengatasi persoalan tumpukan sampah di kawasan Sumur Batu. Keberadaan fasilitas PISEL diharapkan mampu mengurangi gunungan sampah sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan sekitar.
“Nah ini bertahun-tahun persoalan nggak selesai-selesai. Ini kita akan segera selesaikan. Setelah ini saya akan groundbreaking, sampah ini kita akan selesaikan dalam dua tahun,” katanya.
Zulkifli menargetkan gunungan sampah di kawasan TPS Sumur Batu dapat dihilangkan secara bertahap setelah proyek tersebut beroperasi.
“Nanti gunung sampah di TPS Sumur Batu itu nggak ada lagi, insyaallah,” tegasnya.
Selain persoalan volume sampah, pemerintah juga menargetkan masyarakat Kota Bekasi terbebas dari dampak lingkungan yang ditimbulkan tumpukan sampah, termasuk bau yang selama ini menjadi persoalan di sekitar lokasi.
“Kita akan bebaskan Kota Bekasi dari sampah, bau sampah yang menggunung, target dua tahun,” ujar Zulkifli.
Ia bahkan menyampaikan komitmen tersebut secara terbuka dan meminta agar dirinya dievaluasi apabila target penyelesaian tidak tercapai.
“Kalau dua tahun nggak beres nanti saya dipanggil lagi ke Mariya, boleh dimarahi, oke,” tandasnya.
Groundbreaking PISEL di Sumur Batu menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong penyelesaian persoalan persampahan melalui teknologi pengolahan sampah menjadi energi. Pemerintah berharap proyek tersebut dapat memberikan solusi jangka panjang bagi pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan Kota Bekasi.
Baca Juga
Komentar