Update Kebakaran Cimuning Bekasi, Kapolres Jenguk 17 Korban dan Salurkan Bantuan
Bekasi — Kepedulian terhadap korban kebakaran SPBE Cimuning terus mengalir. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kusumo Wahyu Bintoro, bersama jajaran Pejabat Utama Polres Metro Bekasi Kota menjenguk para korban yang tengah menjalani perawatan di RS Citra Arafiq, Kamis (2/4/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bentuk empati dan dukungan langsung dari kepolisian kepada para korban kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan di Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres tidak hanya menjenguk, tetapi juga menyalurkan bantuan berupa tali asih kepada korban dan keluarga yang mendampingi proses perawatan.
“Kehadiran kami di sini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada para korban. Kami berharap para korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” ujar Kusumo.
Langkah ini menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dalam situasi darurat.
Berdasarkan data sementara, total korban kebakaran tercatat sebanyak 17 orang. Rinciannya terdiri dari 14 laki-laki, 2 perempuan, dan 1 anak.
Dari jumlah tersebut, lima orang masih menjalani perawatan di RS Citra Arafiq. Beberapa korban mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang berbeda.
Di antaranya, korban berinisial F (30) mengalami luka bakar 18 persen, S (17) mengalami luka bakar cukup serius hingga 63 persen, serta D (25) dengan luka bakar 27 persen.
Sementara itu, dua korban lainnya, yakni W dan A, tidak mengalami luka bakar namun tetap menjalani observasi medis untuk memastikan kondisi kesehatannya stabil.
Kapolres menegaskan bahwa kehadiran jajaran kepolisian dalam situasi ini merupakan bagian dari tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” tegasnya.
Selain memberikan dukungan moril, kepolisian juga terus melakukan pengamanan di lokasi kejadian serta mendukung proses penyelidikan penyebab kebakaran.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat bagi para korban yang tengah menjalani perawatan. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting dalam mempercepat proses pemulihan, baik secara fisik maupun psikologis.
Keluarga korban juga diharapkan tetap kuat dan tabah dalam menghadapi musibah ini.
Sementara itu, penanganan pascakebakaran masih terus dilakukan oleh berbagai pihak terkait. Pemerintah daerah, tenaga medis, hingga aparat keamanan bekerja sama untuk memastikan kondisi tetap terkendali.
Peristiwa kebakaran SPBE Cimuning menjadi perhatian luas, mengingat dampaknya yang tidak hanya menimbulkan korban luka, tetapi juga kerusakan pada lingkungan sekitar.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan seluruh korban dapat segera pulih dan kondisi masyarakat kembali normal.
Baca Juga
Komentar