Sespimmen Angkatan 67 Gelar Baksos di Lembang, 50 Paket Sembako Dibagikan Hari Ini
BANDUNG BARAT – Serdik Sespimmen Pendidikan Reguler (Dikreg) Angkatan ke-67 menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako dan perlengkapan sekolah kepada masyarakat di Desa Kayu Ambon, Kampung Pangragajian, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (5/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus implementasi program Kapolri Suyudi Ario Seto, yakni Polisi Bersama Masyarakat.
Dalam kegiatan itu, para Serdik menyalurkan 50 paket sembako kepada warga kurang mampu dan lanjut usia (lansia). Paket bantuan berisi sejumlah kebutuhan pokok, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, mi instan, teh, kopi, susu hingga tepung.
Selain bantuan sembako, sebanyak 25 paket perlengkapan sekolah dan makanan ringan juga diberikan kepada anak-anak. Paket tersebut berisi buku, alat tulis, kotak pensil, krayon, makanan ringan, serta susu.
Penyaluran bantuan dilakukan secara door to door dengan mendatangi langsung rumah warga. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan.
Perwakilan Sespimmen Angkatan 67, Yefta Ruben Hasian Aruan, mengatakan bakti sosial tersebut merupakan wujud nyata kepedulian para Serdik terhadap lingkungan sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa program Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Bukan sekadar hadir, tetapi bagaimana kehadiran polisi dapat memberikan arti, manfaat, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Yefta.
Kegiatan tersebut turut diikuti Mohamed Zameer Khan, Serdik Sespimmen Angkatan 67 asal Singapura. Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan sosial bersama rekan-rekannya.
Menurut Mohamed Zameer Khan, bantuan yang diberikan mungkin sederhana, tetapi diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat penerima.
“Polisi bukan hanya hadir ketika ada masalah, tetapi harus selalu bersama masyarakat. Walaupun negara kita berbeda, Singapura atau Indonesia, yang terpenting kemanusiaan dan kepedulian tidak mengenal batas,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat kebersamaan antara polisi dan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
Bakti sosial tersebut diikuti sepuluh Serdik Sespimmen Angkatan 67, yakni Yefta Ruben Hasian Aruan; Muhammad Hafif; Rizka Fadhila; Muhammad Iqbal Wiradha; Nara Cipta Resmi; Ganesa Sinambela; Mohamed Zameer Khan; Josina Lambionbir; Vivi Maria Pransisca Siregar; serta Diana Yanmiraty Hadjo.
Melalui kegiatan tersebut, Sespimmen Angkatan 67 berharap hubungan Polri dan masyarakat semakin erat. Semangat Polisi Bersama Masyarakat diharapkan terus diwujudkan melalui kepedulian, ketulusan, dan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.
Baca Juga
Komentar