Diskominfostandi Bekasi Sosialisasikan Keamanan Digital ASN, Antisipasi Phishing dan Kebocoran Data
BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) memperkuat keamanan informasi digital di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi peningkatan keamanan informasi untuk mengantisipasi risiko peretasan, phishing, dan kebocoran data.
Kegiatan Sosialisasi Peningkatan Keamanan Informasi Berbasis Digital di Lingkungan Pemerintah Kota Bekasi digelar pada Kamis (5/11/2026) di Griya Wulan Sari.
Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari Program Penyelenggaraan Persandian untuk Pengamanan Informasi, khususnya Subkegiatan Penyediaan Layanan Keamanan Informasi dan Persandian Pemerintah Daerah.
Kegiatan diikuti oleh Kasubbag Umpeg atau pejabat pengelola kepegawaian organisasi perangkat daerah (OPD), serta person in charge (PIC) Computer Security Incident Response Team (CSIRT) masing-masing OPD.
Kepala Diskominfostandi Kota Bekasi Eka Chorid Ivo Fauzi membuka kegiatan secara langsung. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan sistem dan data pemerintahan di tengah semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital.
Menurutnya, penguatan keamanan informasi tidak cukup hanya mengandalkan ketahanan sistem teknologi. Kesadaran dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) juga harus ditingkatkan untuk mencegah berbagai ancaman keamanan siber.
"Berbagai pelayanan publik tidak lepas dari pemanfaatan sistem digital, akan tetapi kerentanan peretasan dan kebocoran sistem masih kemungkinan terjadi, maka dari itu pentingnya kita meningkatkan kemampuan SDM untuk dapat mengantisipasi kebocoran data serta phishing," ungkap Eka.
Ia menilai, peningkatan kapasitas aparatur menjadi salah satu langkah penting dalam mengantisipasi ancaman keamanan informasi yang dapat mengganggu pelayanan publik.
Sosialisasi ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman ASN mengenai pentingnya menjaga keamanan informasi dalam pelaksanaan tugas dan penyelenggaraan pemerintahan.
Keamanan informasi menjadi aspek strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, terutama seiring meningkatnya penggunaan sistem elektronik untuk pengelolaan data dan pelayanan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh perangkat daerah diharapkan semakin berhati-hati dalam mengakses, mengelola, menyimpan, serta menyampaikan informasi kedinasan.
Pemkot Bekasi terus mendorong penguatan keamanan informasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang aman, efektif, dan terpercaya, sekaligus menjaga perlindungan data serta keberlangsungan pelayanan publik.
Baca Juga
Komentar