Lantik 154 Kepala Desa, Bupati Bekasi Minta Rangkul Seluruh Warga
KABUPATEN BEKASI – Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja melantik 154 kepala desa hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak untuk masa jabatan 2026–2034. Pelantikan berlangsung di Plaza Pemda Cikarang Pusat, Rabu (4/11/2026).
Dalam amanatnya, Asep meminta seluruh kepala desa yang baru dilantik merangkul masyarakat tanpa membedakan pilihan politik maupun kelompok pendukung saat Pilkades.
Ia menegaskan, setelah resmi dilantik, setiap kepala desa memiliki tanggung jawab melayani seluruh warga di wilayahnya.
“Alhamdulillah, Pilkades telah selesai. Saatnya kita kembali bersatu dan merangkul seluruh elemen masyarakat. Tidak ada lagi perbedaan pilihan atau kelompok pendukung. Mulai hari ini, Saudara adalah kepala desa bagi seluruh warga tanpa membeda-bedakan,” ujar Asep.
Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar puncak proses demokrasi di tingkat desa, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk memimpin dan melayani masyarakat selama delapan tahun ke depan.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Asep menyampaikan selamat kepada seluruh kepala desa yang telah menerima amanah baru. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Pilkades sehingga tahapan demokrasi desa berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Asep turut mengingatkan para kepala desa agar menjaga amanah dan integritas dalam menjalankan pemerintahan desa. Ia meminta setiap tugas dilaksanakan secara jujur, transparan, dan akuntabel serta menghindari penyalahgunaan wewenang maupun praktik korupsi.
“Jaga amanah dan integritas. Jalankan tugas dengan jujur, transparan, dan akuntabel. Hindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang dan korupsi,” tegasnya.
Selain itu, pengelolaan keuangan dan aset desa harus dilakukan secara tertib sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Penggunaan Dana Desa, Alokasi Dana Desa, maupun aset milik desa, kata Asep, harus dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia juga meminta kepala desa mengutamakan pelayanan serta kesejahteraan warga. Kepala desa diharapkan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam penanganan kemiskinan, peningkatan sarana dan prasarana, kesehatan, pendidikan, serta kualitas pelayanan publik.
“Jadilah pemimpin yang responsif terhadap kebutuhan warga. Berkomitmenlah dalam penanganan kemiskinan, peningkatan sarana dan prasarana, kesehatan, pendidikan, dan kualitas pelayanan publik,” katanya.
Lebih lanjut, Asep menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Program pembangunan desa perlu diselaraskan dengan kebijakan pemerintah daerah agar pembangunan berjalan harmonis dan tepat sasaran.
“Selaraskan program pembangunan desa dengan kebijakan pemerintah daerah agar pembangunan berjalan harmonis dan tepat sasaran,” ucap Asep.
Ia berharap seluruh kepala desa menjalankan amanah masyarakat dengan sungguh-sungguh, menjaga integritas, serta turun langsung ke lapangan untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan warga.
“Berjalanlah dengan integritas, turun langsung di tengah masyarakat, serta jadilah pemimpin yang amanah, inovatif, dan responsif. Bersama-sama kita membangun dan mewujudkan Kabupaten Bekasi yang semakin bangkit, maju, dan sejahtera,” tandasnya.
Baca Juga
Komentar