Puteri Indonesia Tampil Anggun dalam Busana Adat Nusantara di HUT ke-81 RI
JAKARTA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara berlangsung meriah pada Senin (17/8/2026). Sejumlah Puteri Indonesia turut hadir dalam rangkaian upacara dengan mengenakan busana bernuansa adat Nusantara.
Kehadiran para Puteri Indonesia menjadi salah satu perhatian dalam perayaan kemerdekaan tahun ini. Mereka tampil dengan busana yang memadukan unsur tradisional dan gaya modern, sekaligus memperlihatkan keberagaman budaya Indonesia.
Beberapa Puteri Indonesia yang hadir dalam rangkaian peringatan kemerdekaan tersebut antara lain Suci Annisa, Scheren Vandrea Sinaulan, Berliana Permatasari, Riskyana Hidayat, Dini Widjaya, dan Karina Basrewan.
Suci Annisa, Puteri Indonesia Aceh 2024, tampil mengenakan blazer putih yang dipadukan dengan rok bermotif batik merah. Busana tersebut memberikan kesan formal sekaligus tetap menonjolkan unsur budaya Indonesia.

Sementara itu, Scheren Vandrea Sinaulan, Puteri Indonesia DKI Jakarta 7 2026, tampil anggun dengan kebaya merah. Penampilannya memperlihatkan bagaimana busana tradisional dapat dipadukan dengan gaya elegan dalam sebuah acara kenegaraan.

Kehadiran Berliana Permatasari, Puteri Indonesia Sumatera Selatan 2018, juga turut melengkapi deretan figur perempuan yang hadir dalam perayaan HUT ke-81 RI. Ia hadir bersama Riskyana Hidayat yang dikenal sebagai Miss Aura 2022.

Dini Widjaya, Puteri Indonesia Sulawesi Selatan 2 2022, turut membagikan momen ketika mengikuti rangkaian upacara penurunan bendera di Istana Negara. Kehadirannya menambah semarak suasana peringatan kemerdekaan yang menjadi salah satu agenda kenegaraan penting setiap tahun.

Karina Basrewan, Puteri Indonesia DKI Jakarta 6 2018, juga tampil dengan busana yang memberikan kesan anggun. Kehadiran sejumlah Puteri Indonesia tersebut menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum nasional, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara.

Pada rangkaian penurunan bendera, Agnes Rahajeng dan Victoria Kosasieputri turut hadir di Istana Negara. Keduanya menjadi bagian dari tamu undangan yang menyaksikan prosesi penurunan Sang Merah Putih pada sore hari.

Sementara itu, Raline Shah, Puteri Indonesia Sumatera Utara 2008, turut hadir dalam rangkaian penaikan bendera. Kehadirannya mendapat perhatian publik, terutama karena penampilannya yang memancarkan kesan elegan dalam suasana peringatan kemerdekaan.

Kehadiran para Puteri Indonesia dalam rangkaian HUT ke-81 RI sekaligus memperlihatkan keberagaman identitas budaya Indonesia. Busana adat yang dikenakan tidak sekadar menjadi pilihan fesyen, tetapi juga merepresentasikan kekayaan tradisi dari berbagai daerah.
Dari Aceh hingga Sumatera, serta berbagai latar budaya lainnya, busana yang dikenakan para Puteri Indonesia memperlihatkan bahwa keberagaman dapat menjadi bagian dari satu perayaan nasional.
Momentum tersebut juga menjadi kesempatan bagi figur publik untuk turut mengenalkan busana tradisional kepada masyarakat luas. Dengan sentuhan yang lebih modern, pakaian adat tetap dapat tampil relevan dalam berbagai kesempatan, termasuk acara kenegaraan.
Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara akhirnya tidak hanya menghadirkan prosesi kenegaraan, tetapi juga menjadi panggung keberagaman budaya. Kehadiran para Puteri Indonesia dalam balutan busana Nusantara turut memperkuat nuansa kebangsaan dalam peringatan hari kemerdekaan.
Penampilan mereka menjadi pengingat bahwa kekayaan budaya Indonesia merupakan bagian penting dari identitas bangsa yang perlu terus dikenalkan dan dilestarikan oleh generasi masa kini.
Baca Juga
Komentar