Polisi Monitoring Genangan Air di Margahayu Bekasi Timur, Puluhan KK Terdampak
Bekasi – Aparat kepolisian melalui Bhabinkamtibmas terus menunjukkan kehadiran di tengah masyarakat dengan melakukan monitoring genangan air di wilayah Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (5/5/2026) malam.
Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas genangan air yang terjadi akibat luapan Kali Bekasi yang dipicu kiriman air dari wilayah hulu di Bogor.
Pemantauan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas di sejumlah titik terdampak, di antaranya di Gang Mawar VI RT 08/03 serta Jalan Mawar Raya RT 04–05 RW 02.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketinggian air di wilayah RT 08/03 mencapai sekitar 50 hingga 100 sentimeter dengan jumlah warga terdampak sebanyak 50 kepala keluarga.
Sementara itu, di wilayah RT 04–05 RW 02, genangan air terpantau berada di kisaran 50 hingga 70 sentimeter dan berdampak pada sekitar 8 kepala keluarga.

Meski ketinggian air cukup signifikan, warga dilaporkan masih bertahan di rumah masing-masing dan belum melakukan evakuasi.
Hingga saat ini, kondisi di lokasi genangan dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Aktivitas pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air.
Petugas juga memastikan bahwa tidak ada gangguan keamanan maupun kondisi darurat yang memerlukan penanganan segera.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas tidak hanya melakukan monitoring, tetapi juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi kenaikan air.
Warga diingatkan untuk mengamankan barang-barang berharga serta bersiap melakukan evakuasi jika kondisi memburuk.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah situasi ini diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus dukungan moril bagi masyarakat terdampak.
Monitoring genangan air di wilayah Margahayu menjadi bagian dari upaya preventif aparat dalam menghadapi potensi banjir kiriman.
Dengan pemantauan intensif dan komunikasi aktif dengan warga, situasi diharapkan tetap terkendali dan risiko dapat diminimalisir.
Baca Juga
Komentar