Malam Hari Jadi Sorotan, Kapolsek Pondok Gede Kerahkan 30 Personel Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan
BEKASI – Polsek Pondok Gede meningkatkan pengamanan wilayah dengan menggelar patroli preventif melalui program Jaga Jakarta On The Spot dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), pada Minggu dini hari, 6 September 2026.
Sebanyak 30 personel dikerahkan dalam kegiatan tersebut untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, mulai dari tawuran, balap liar, kejahatan jalanan hingga peredaran narkoba.
Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Pondok Gede AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat utama Polsek Pondok Gede.
Patroli dilakukan secara mobile dengan menyasar sejumlah titik dan ruas jalan yang dinilai berpotensi menjadi lokasi terjadinya gangguan kamtibmas.
Rute patroli mencakup kawasan Jatiwaringin hingga Jalan Kampung Sawah, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Pondok Gede.
Selain melaksanakan patroli keliling, jajaran Polsek Pondok Gede juga menempatkan personel di sejumlah titik strategis melalui kegiatan strong point.
Pengamanan difokuskan di antaranya di Jalan Raya Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, serta kawasan Bunderan Kecapi, Kecamatan Pondok Melati.
Di sejumlah lokasi, petugas mendapati kelompok anak muda yang masih berkumpul hingga larut malam.
Petugas kemudian memberikan imbauan secara persuasif kepada mereka agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Imbauan tersebut diberikan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan, termasuk tawuran antarkelompok dan aksi balap liar.
Polisi menilai aktivitas berkumpul hingga dini hari di sejumlah titik tertentu dapat meningkatkan potensi terjadinya gangguan kamtibmas apabila tidak diantisipasi sejak awal.
Selain patroli mobile dan strong point, personel juga menggelar razia stasioner di sejumlah titik rawan.
Razia tersebut menyasar potensi pelaku kejahatan jalanan serta tindak pidana yang dikenal dengan istilah 3C, yakni pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor.
Upaya tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polsek Pondok Gede.
Kapolsek Pondok Gede AKP Dr. H. Wahyudi menegaskan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan langkah-langkah preventif guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di lapangan menjadi salah satu upaya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama pada jam-jam yang dinilai rawan terhadap gangguan keamanan.
Namun demikian, Wahyudi menekankan bahwa terciptanya lingkungan yang aman bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian.
Peran masyarakat, keluarga dan lingkungan dinilai memiliki posisi penting dalam mencegah generasi muda terlibat dalam berbagai aktivitas negatif.
“Kamtibmas yang kondusif tidak mungkin dibangun oleh kepolisian seorang diri. Dibutuhkan partisipasi masyarakat, kepedulian keluarga, dan kesadaran generasi muda untuk bersama-sama menjaga ruang publik dari tawuran, balap liar, narkoba, maupun kejahatan jalanan lainnya,” tegas AKP Wahyudi.
Ia juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan perhatian terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hingga dini hari.
Dengan pengawasan keluarga serta keterlibatan aktif masyarakat, berbagai potensi gangguan keamanan diharapkan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi tindak pidana.
Melalui pelaksanaan KRYD secara intensif, Polsek Pondok Gede menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan wilayah dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Baca Juga
Komentar