Jaga Jalur Perbatasan, Tim Kuda Nil Polres Bekasi Kota Sekat Titik Rawan Tawuran dan Begal hingga Subuh
BEKASI – Polres Metro Bekasi Kota terus memperketat pengawasan wilayah pada jam-jam rawan guna mencegah aksi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Melalui Patroli Jaga Jakarta II, Tim 3 Kuda Nil Sat Samapta diterjunkan menyisir sejumlah jalur perbatasan dan titik rawan kriminalitas sejak dini hari hingga menjelang subuh, Selasa (2/6/2026).
Patroli yang berlangsung mulai pukul 01.00 WIB hingga 05.00 WIB itu difokuskan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mulai dari pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), aksi begal, balap liar, hingga tawuran remaja.
Kegiatan tersebut merupakan implementasi program Jaga Jakarta yang mengedepankan prinsip Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah sebagai bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah Kota Bekasi.
Atas arahan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, patroli dipimpin langsung oleh Katim 3 Kuda Nil Ipda Rokhmat Munawar dengan melibatkan 10 personel yang bergerak menggunakan lima unit kendaraan roda dua.
Tim bergerak secara mobile menyisir sejumlah kawasan yang selama ini menjadi perhatian aparat karena berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya kelompok remaja maupun pelaku kejahatan jalanan pada malam hingga dini hari.
Patroli dimulai pukul 01.15 WIB dengan melakukan pemantauan intensif di wilayah hukum Polsek Pondok Gede. Petugas menyusuri Jalan Raya Hankam hingga Jalan H Harun untuk memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.
Selain melakukan patroli bergerak, personel juga melakukan pengawasan visual terhadap sejumlah kelompok pemuda yang masih berada di luar rumah pada jam rawan.
Sekitar pukul 02.15 WIB, tim melaksanakan strong point dan konsolidasi di Mapolsek Pondok Gede. Penempatan personel di lokasi tersebut bertujuan memperkuat pengawasan terhadap jalur yang kerap menjadi lintasan kelompok pemuda bermotor.
Memasuki pukul 03.30 WIB, patroli dilanjutkan menuju wilayah hukum Polsek Jatiwarna. Di kawasan ini petugas melakukan penjagaan di sejumlah titik strategis yang dinilai rawan digunakan untuk aksi balap liar maupun tindak kriminal lainnya menjelang waktu subuh.
Pengawasan kemudian diperketat di wilayah Jatiasih pada pukul 04.20 WIB. Kawasan ini menjadi salah satu fokus patroli karena merupakan jalur penghubung antarwilayah yang sering dilalui kendaraan pada dini hari.
Melalui pola patroli mobile dan strong point secara bergantian, petugas berupaya mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas maupun yang hendak memulai kegiatan pada pagi hari.
Hingga patroli berakhir menjelang fajar, situasi kamtibmas di seluruh wilayah yang dilalui dilaporkan aman dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol maupun gangguan keamanan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Polres Metro Bekasi Kota menegaskan bahwa patroli dini hari akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk kejahatan jalanan yang biasanya meningkat pada jam-jam rawan.
Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan.
Masyarakat dapat menghubungi layanan darurat Polri melalui Call Center 110 yang beroperasi selama 24 jam untuk mendapatkan respons cepat dari petugas kepolisian.
Dengan kehadiran patroli rutin di lapangan, Polres Metro Bekasi Kota berharap tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga, terutama pada waktu-waktu rawan menjelang subuh yang sering dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk beraksi.
Baca Juga
Komentar