FLS3N Kota Bekasi 2026 Diikuti 431 Siswa dari 53 Sekolah, Ajang Unjuk Bakat Seni & Sastra
Kota Bekasi — Sebanyak 431 peserta dari 53 sekolah jenjang SMA/SMK/MA/sederajat se-Kota Bekasi mengikuti Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kota yang digelar di Labschool Cibubur pada Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan yang mempertandingkan 16 cabang lomba ini menjadi wadah strategis dalam mengembangkan potensi kreativitas serta apresiasi siswa di bidang seni, sastra, dan budaya. Seluruh peserta merupakan perwakilan terbaik dari sekolah negeri maupun swasta di Kota Bekasi.
Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya Kota Bekasi, Didah Damayanti, menjelaskan bahwa pemilihan tanggal 2 Mei dilakukan untuk menghindari benturan jadwal dengan pelaksanaan FLS3N di daerah lain.
“Penentuan jadwal ini agar kami bisa menghadirkan juri dari berbagai daerah seperti Kabupaten Bekasi, Depok, dan Bogor tanpa berbenturan dengan agenda serupa di wilayah lain,” ujarnya.
Didah juga menyampaikan apresiasi kepada pihak yayasan penyelenggara yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, mulai dari fasilitas hingga sarana prasarana yang dinilai sangat memadai.
“Pelaksanaan di sini sangat membantu, baik dari sisi ruangan maupun fasilitas. Ini mendukung kelancaran kegiatan FLS3N,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pembiayaan bagi sekolah negeri di Kota Bekasi saat ini sudah digratiskan, sehingga membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk berpartisipasi dan berprestasi.
Kesuksesan penyelenggaraan FLS3N tingkat Kota Bekasi juga tidak terlepas dari dukungan orang tua siswa yang terus mendorong anak-anaknya untuk berkembang di bidang seni dan sastra.
Rencananya, pengumuman pemenang akan dilakukan pada 9 Mei 2026, dengan kategori juara 1 hingga 3 serta harapan 1 hingga 3. Para pemenang nantinya akan mewakili Kota Bekasi ke tingkat provinsi, dengan batas akhir pengiriman data pada 5 Mei 2026.
Pelaksanaan FLS3N tingkat provinsi sendiri dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.
Melalui ajang ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan seni, kreativitas tinggi, serta mampu melestarikan budaya bangsa di tengah arus globalisasi.
Baca Juga
Komentar