Dinsos Kota Bekasi Salurkan 91 Alat Bantu Disabilitas Warga Tidak Mampu, Robert Siagian Wujud Bekasi Inklusif
KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Sosial menyalurkan 91 unit alat bantu disabilitas kepada warga tidak mampu sebagai upaya mewujudkan Kota Bekasi yang inklusif, ramah disabilitas, dan berkeadilan sosial. Penyaluran bantuan dilakukan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Senin (20/7/2026).
Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Robert Siagian, mengatakan seluruh penerima merupakan penyandang disabilitas yang masuk kategori masyarakat tidak mampu pada desil 1 hingga desil 5 sesuai data pemerintah.
"Hari ini Pemerintah Kota Bekasi mendistribusikan alat bantu disabilitas kepada warga tidak mampu. Total terdapat 91 penerima manfaat yang berasal dari kelompok masyarakat desil 1 sampai dengan desil 5," ujar Robert Siagian saat diwawancarai jurnalis PenaInsight di Kompleks Pemerintah Kota Bekasi.
Robert menjelaskan, bantuan yang disalurkan terdiri atas 32 unit alat bantu dengar, 20 unit kursi roda, 13 unit kursi roda multifungsi, 13 tongkat netra sensorik, 3 kaki palsu, serta 10 tongkat walker yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima.
Menurutnya, pemberian alat bantu tersebut bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas penyandang disabilitas agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri.
Selain itu, program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam memberikan pelayanan kesejahteraan sosial yang merata, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.
"Tujuan utama program ini adalah mendukung terwujudnya Kota Bekasi yang inklusif, ramah disabilitas, dan berkeadilan sosial. Alat bantu diberikan sesuai kebutuhan agar dapat mempermudah mobilitas para penyandang disabilitas," jelasnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat sehingga pelayanan kesejahteraan sosial di Kota Bekasi semakin dirasakan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Robert Siagian juga menjawab pertanyaan mengenai peluang pelatihan kerja bagi penyandang disabilitas di Kota Bekasi.
Ia menegaskan bahwa program pemberdayaan bagi penyandang disabilitas tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Dinas Sosial, kata dia, bekerja sama dengan berbagai lembaga yang memiliki kompetensi di bidang pemberdayaan penyandang disabilitas.
"Terkait pelatihan kerja tentunya ada, namun program tersebut berbeda dengan kegiatan penyaluran alat bantu hari ini. Dinas Sosial juga bekerja sama dengan berbagai lembaga yang berkaitan dengan penyandang disabilitas untuk mendukung program pemberdayaan," ungkapnya.
Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kota Bekasi berharap penyandang disabilitas tidak hanya memperoleh bantuan alat penunjang aktivitas, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, kemandirian, serta berpartisipasi lebih luas dalam kehidupan sosial dan dunia kerja.
Baca Juga
Komentar