Wali Kota Bekasi Tinjau Pasar Baru, Penataan Dipercepat dan Harga Sewa Lapak Dievaluasi
KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi Pasar Baru Bekasi usai relokasi lapak pedagang dari sepanjang Jalan Prof. Moh. Yamin. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses penataan pasar berjalan sekaligus mengevaluasi kondisi perdagangan dan kebutuhan para pedagang.
Tri melihat sejumlah titik yang tengah direnovasi, khususnya di Blok 2 Pasar Baru. Penataan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan PT Mitra Patriot (PTMP) untuk memperbaiki fasilitas pasar agar lebih layak dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.
Dalam kunjungannya, Tri tidak hanya mengecek kondisi fisik pasar. Ia juga berdialog langsung dengan pedagang untuk mendengar berbagai persoalan yang muncul setelah proses relokasi.
Salah satu persoalan yang disampaikan pedagang adalah harga sewa lapak yang saat ini berada di kisaran Rp500 ribu hingga Rp700 ribu per bulan. Selain itu, pedagang mengeluhkan jumlah pengunjung yang masih relatif sepi sehingga berdampak terhadap aktivitas jual beli.
Tri mengatakan, penataan Pasar Baru tidak boleh hanya berorientasi pada pembenahan fisik. Keberlangsungan usaha pedagang juga harus menjadi perhatian pemerintah.
“Penataan pasar harus dilakukan dengan melihat kondisi dan keberlangsungan pedagang. Kita tidak hanya membenahi bangunannya, tetapi juga harus mendengarkan apa yang menjadi keluhan mereka, termasuk soal harga sewa dan aktivitas pengunjung,” ujar Tri.
Menurut Tri, Pemkot Bekasi bersama PTMP akan mengkaji persoalan yang disampaikan para pedagang, termasuk mengenai besaran sewa lapak. Pembahasan lanjutan dijadwalkan dilakukan pada Senin mendatang untuk mencari solusi yang dapat diterapkan.

“Kita akan diskusikan untuk mencari solusi terbaiknya. Targetnya bukan hanya pasar menjadi lebih tertata, tetapi bagaimana pedagang bisa berusaha dengan nyaman dan pengunjung kembali ramai datang ke Pasar Baru,” katanya.
Salah seorang pedagang, Berlan (54), berharap pembenahan Pasar Baru diikuti dengan langkah konkret untuk meningkatkan jumlah pengunjung. Menurutnya, kondisi pasar yang semakin ramai akan membantu pedagang kembali meningkatkan omzet.
“Kami para pedagang berharap pasar semakin ramai dan kembali laris dagangannya. Kalau tempatnya sudah diperbaiki, kami juga berharap harga sewanya bisa disesuaikan agar tidak terlalu memberatkan pedagang,” ungkap Berlan.
Pemkot Bekasi menegaskan penataan Pasar Baru akan dilakukan secara bertahap. Selain pembenahan sarana dan prasarana, pemerintah akan mencari strategi untuk menghidupkan kembali aktivitas perdagangan agar pasar menjadi lebih ramai.
Penataan tersebut diharapkan tidak hanya menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib dan layak, tetapi juga memberikan kepastian serta kenyamanan bagi pedagang dalam menjalankan usaha.
Dengan evaluasi harga sewa, pembenahan fasilitas, dan upaya meningkatkan kunjungan masyarakat, Pemerintah Kota Bekasi menargetkan Pasar Baru dapat kembali menjadi salah satu pusat perdagangan yang aktif sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan pedagang.
Baca Juga
Komentar