Wakil Ketua Komisi IV DPRD Soroti Kekurangan Ribuan Guru dan Apresiasi Perjuangan Honorer Masuk Usulan BKN
KOTA BEKASI — Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Bekasi atas langkah konkret Pemerintah Kota dalam memperjuangkan peningkatan status guru honor murni. Usulan perubahan status menjadi P3K Paruh Waktu telah masuk proses verifikasi di BKN dan Kemendikdasmen.
“Ini langkah maju yang memberi harapan besar bagi para guru yang telah lama mengabdi. Kami apresiasi upaya Pemerintah Kota dalam memperjuangkan hak-hak mereka,” ujar Wildan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi.
Selain itu, Wildan juga menyoroti seriusnya kekurangan guru SD dan SMP negeri di Kota Bekasi yang jumlahnya mencapai ribuan. Menurutnya, kondisi ini harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Kekurangan guru di Kota Bekasi bukan puluhan atau ratusan, tetapi sudah mencapai ribuan. Ini berpengaruh langsung terhadap mutu pembelajaran. Pemerintah perlu percepatan yang terukur, bukan hanya solusi sementara,” tegasnya.
Pada momen itu, Wildan juga menyampaikan catatan kritis terhadap program mahasiswa mengajar yang digunakan untuk sementara mengisi kekosongan guru. Ia menilai program tersebut bermanfaat, namun tidak dapat menggantikan peran guru profesional.
“Mahasiswa mengajar bisa membantu, tapi tidak bisa menjadi solusi permanen. Ruang kelas tetap membutuhkan guru profesional dengan kompetensi penuh,” tambahnya.
Sebagai Wakil Ketua Komisi IV, Wildan menegaskan komitmen legislatif untuk terus mendorong penyelesaian persoalan kekurangan guru sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
“Kami di Komisi IV siap berkolaborasi, karena pada akhirnya tujuan kita sama: mewujudkan Bekasi yang Nyaman Kotanya, Sejahtera Warganya,” tutupnya.
Baca Juga
Komentar