SPMB Kota Bekasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Jalur Zonasi, Prestasi hingga Sekolah Swasta Gratis
KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pendidikan resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menghadirkan sistem seleksi yang lebih modern, transparan, dan terintegrasi secara digital. Pelaksanaan SPMB tahun ini menitikberatkan pada prinsip objektif, akuntabel, berkeadilan, serta tanpa diskriminasi bagi seluruh calon peserta didik.
Berbagai inovasi baru juga diterapkan untuk mempermudah masyarakat dalam proses pendaftaran sekolah, mulai dari integrasi layanan berbasis website dan aplikasi seluler hingga sistem verifikasi data kependudukan secara real time.
Dinas Pendidikan Kota Bekasi menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan peserta didik baru dilaksanakan secara gratis tanpa pungutan biaya dalam bentuk apa pun. Masyarakat juga diminta waspada terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Pada pelaksanaan tahun ini, Pemerintah Kota Bekasi menghadirkan lima inovasi utama guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan.
Pertama, layanan pendaftaran kini terintegrasi antara situs web dan aplikasi seluler sehingga memudahkan akses masyarakat kapan saja dan di mana saja.
Kedua, sistem verifikasi data kependudukan dilakukan secara langsung atau real time untuk meminimalisasi kesalahan administrasi.
Ketiga, orang tua calon peserta didik akan menerima notifikasi otomatis terkait status pendaftaran dan kelengkapan dokumen.
Keempat, seleksi jalur prestasi tingkat SMP menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) guna menjamin objektivitas penilaian.
Kelima, Pemerintah Kota Bekasi mulai menjalankan program rintisan sekolah swasta gratis bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.
Pelaksanaan SPMB Kota Bekasi dibagi dalam beberapa tahapan penting yang wajib diperhatikan masyarakat.
Tahap pra-pendaftaran berlangsung mulai 18 Mei hingga 19 Juni 2026. Pada tahap ini calon peserta didik wajib melakukan unggah dokumen dan verifikasi berkas persyaratan.
Selanjutnya, pendaftaran Tahap 1 dilaksanakan pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026 untuk jalur non-zonasi seperti prestasi, afirmasi, dan mutasi.
Sementara Tahap 2 berlangsung pada 6 hingga 8 Juli 2026 yang diperuntukkan bagi jalur domisili atau zonasi.
Dinas Pendidikan Kota Bekasi juga menetapkan komposisi kuota penerimaan secara proporsional.
Untuk jenjang SD Negeri, kuota domisili dalam kota mencapai 78 persen, afirmasi 15 persen, domisili luar kota 5 persen, dan mutasi sebesar 2 persen.
Sedangkan pada jenjang SMP Negeri, kuota domisili dalam kota ditetapkan sebesar 43 persen, jalur prestasi 25 persen, afirmasi 25 persen, mutasi 5 persen, dan domisili luar kota 2 persen.
Jalur prestasi dapat diikuti siswa dengan piagam akademik maupun non-akademik, tahfidz Al-Qur’an, hingga hasil nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Daya Tampung Sekolah Negeri Kota Bekasi
Pemerintah Kota Bekasi juga mengumumkan kapasitas daya tampung sekolah negeri tahun ajaran 2026/2027.
Untuk tingkat SD Negeri terdapat 315 sekolah dengan total 813 rombongan belajar dan kapasitas mencapai 27.604 siswa.
Sementara jenjang SMP Negeri memiliki 62 sekolah dengan total 450 rombongan belajar dan daya tampung mencapai 18.000 siswa.
Dokumen yang Wajib Disiapkan
Calon peserta didik diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen administrasi sebelum melakukan pendaftaran.
Untuk jenjang SD, persyaratan meliputi Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak (KIA), dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).
Sedangkan jenjang SMP wajib melampirkan Akta Kelahiran, KK, KIA, Surat Keterangan Lulus atau ijazah, Sertifikat TKA, serta SPTJM.
Khusus jalur afirmasi diperlukan surat keterangan DTSEN Desil 1-5 atau kartu disabilitas dari Kemensos. Jalur mutasi wajib menyertakan surat perpindahan tugas orang tua, sedangkan jalur prestasi wajib melampirkan sertifikat atau piagam yang telah dilegalisasi.
Pemerintah Kota Bekasi berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat Kota Bekasi.
Baca Juga
Komentar