Polda Sumbar Gagalkan Peredaran 6,4 Kg Sabu Sepanjang Februari 2026, Puluhan Ribu Jiwa Terselamatkan
PADANG — Polda Sumatera Barat melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 6,4 kilogram sepanjang Februari 2026. Keberhasilan ini dinilai telah menyelamatkan puluhan ribu masyarakat dari potensi penyalahgunaan narkoba yang merusak generasi bangsa.
Dalam kurun waktu satu bulan, aparat mengungkap tiga kasus menonjol dengan total barang bukti mencapai 6,49 kilogram sabu serta mengamankan lima tersangka yang diduga bagian dari jaringan peredaran narkotika lintas wilayah.
Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol. Solihin, menegaskan pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen nyata kepolisian dalam memberantas narkotika di wilayah hukum Sumatera Barat.
“Pengungkapan ini bukan sekadar angka. Dari total 6,4 kilogram sabu yang diamankan, kami memperkirakan puluhan ribu jiwa dapat terselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Ia menegaskan Sumatera Barat tidak boleh menjadi wilayah distribusi narkotika dan aparat akan bertindak tegas terhadap seluruh jaringan peredaran gelap.
Direktur Reserse Narkotika Polda Sumbar, Kombes Pol Wedy Mahadi, menjelaskan dua dari tiga kasus besar terjadi di area Terminal Bandara Internasional Minangkabau.
Rinciannya:
-
6 Februari 2026: tersangka “KI” diamankan dengan barang bukti 1,51 kg sabu (12 paket).
-
12 Februari 2026: tersangka “KA” ditangkap dengan 4,96 kg sabu (20 paket).
-
12 Februari 2026 malam: penangkapan lanjutan di Sawahan, Padang Timur, dengan tiga tersangka berinisial RH, ECZ, dan YHK serta barang bukti 23,71 gram sabu.
Total barang bukti yang telah ditetapkan untuk pemusnahan mencapai 6.428 gram atau 6,42 kilogram.
Menurut Kombes Wedy Mahadi, penetapan pemusnahan barang bukti merupakan bentuk transparansi dan kepatuhan hukum sesuai regulasi yang berlaku.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat dan sinergi lintas sektor.
“Kami mengimbau masyarakat untuk terus proaktif memberikan informasi guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.
Polda Sumbar menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan serta langkah preventif guna memastikan wilayah Sumatera Barat terbebas dari ancaman narkotika.
Baca Juga
Komentar