Polda Riau Borong Dua Penghargaan Keterbukaan Informasi, Kapolda Sebut Kado Istimewa Hari Bhayangkara ke-80
PEKANBARU – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan bergengsi pada ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 dan Achievement Motivation Person Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Riau, Rabu (24/6/2026).
Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen Polda Riau dalam membangun pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 8 Menara Lancang Kuning, Kantor Gubernur Riau, Polda Riau berhasil meraih penghargaan kategori Instansi Vertikal Provinsi Riau atas konsistensinya dalam menjalankan prinsip keterbukaan informasi publik.
Selain itu, Kapolda Riau juga menerima penghargaan Achievement Motivation Person Tahun 2025 atas dedikasi dan kepemimpinannya dalam mendorong transparansi informasi serta pelayanan publik yang akuntabel.
Kapolda Riau menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi kado istimewa bagi seluruh personel Polda Riau menjelang Hari Bhayangkara ke-80.
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran yang terus berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari implementasi sejumlah program unggulan Polda Riau, seperti RADAR (Responsif, Aktif, Digital, Akuntabel dan Responsibilitas), RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme), serta JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat).
Melalui program-program tersebut, Polda Riau mengintegrasikan berbagai laporan, aspirasi, pengaduan, hingga informasi yang diterima melalui media sosial, call center, media massa, layanan digital, maupun kanal komunikasi lainnya ke dalam sistem pelayanan terpadu yang memungkinkan respons cepat, tepat, dan terukur.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu bentuk transformasi Polri Presisi yang menempatkan keterbukaan informasi dan pelayanan publik sebagai prioritas utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Ketua Komisi Informasi Provinsi Riau, Tatang Yudiansyah, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Sejalan dengan itu, Polda Riau terus melakukan berbagai inovasi melalui penguatan transformasi digital guna memudahkan akses masyarakat terhadap informasi publik secara cepat, akurat, dan mudah dijangkau.
Selain memperkuat sistem pelayanan informasi, budaya transparansi juga terus ditanamkan di seluruh satuan kerja dan Polres jajaran. Transparansi kini tidak lagi sekadar kewajiban administratif, tetapi telah menjadi bagian dari budaya organisasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Raihan dua penghargaan tersebut sekaligus menegaskan keberhasilan Polda Riau dalam beradaptasi dengan tuntutan masyarakat modern yang menginginkan pelayanan publik yang terbuka, cepat, dan akuntabel.
Dengan berbagai inovasi yang terus dikembangkan, Polda Riau berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat keterbukaan informasi publik, serta menghadirkan institusi Polri yang semakin profesional, modern, dan terpercaya di tengah masyarakat.
Baca Juga
Komentar