PNBK Jilid III Kembali Hadir, Pawai Nusantara Meriahkan CFD Ahmad Yani
KOTA BEKASI – Setelah sempat tertunda, Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III kembali digelar dan menjadi bagian dari rangkaian Car Free Day (CFD) Ahmad Yani, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan pawai bernuansa Nusantara yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Setiap barisan OPD akan mengenakan pakaian khas daerah sekaligus menampilkan beragam unsur kebudayaan Nusantara.
Pawai tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan dan merawat keberagaman budaya Indonesia di tengah masyarakat Kota Bekasi.
Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter
Rangkaian PNBK Jilid III diawali dengan kirab Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter. Sekitar 200 peserta dilibatkan untuk membawa bendera tersebut.
Kirab semakin semarak dengan kehadiran pasukan defile Paskibraka Kota Bekasi serta penampilan drum band dari pasukan STTD.
Dari Plaza Pemerintah Kota Bekasi, rombongan pawai bergerak menuju panggung kehormatan di Plaza Patriot Chandrabaga. Rangkaian kegiatan tersebut turut disaksikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama jajaran Pemerintah Kota Bekasi.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama istri serta Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe bersama istri juga turut ambil bagian dalam pawai. Keduanya tampil menggunakan kereta kencana dengan mengenakan kostum khas Nusantara.
PNBK Jilid III Jadi Momentum Aksi Sosial
PNBK Jilid III tidak hanya mengangkat tema kebudayaan. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial melalui penggalangan dana bagi masyarakat yang terdampak bencana di Indonesia.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan semangat PNBK tahun ini ingin dibawa lebih luas. Masyarakat tidak hanya diajak menikmati keberagaman budaya, tetapi juga menjadikan momentum kebersamaan sebagai kesempatan untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Menurut Tri, kebudayaan dan kepedulian sosial memiliki nilai penting dalam membangun kehidupan masyarakat. Kebersamaan yang tercipta melalui kegiatan publik diharapkan dapat diwujudkan dalam aksi nyata.
“Selain tentang penampilan keanekaragaman budaya, kita juga ingin menunjukkan bahwa ketika ada saudara kita yang membutuhkan, kita bisa hadir dan bergerak bersama, karena gotong royong masih menjadi kekuatan kita,” katanya.
Budaya dan Gotong Royong Bersatu
Semangat kebersamaan menjadi salah satu pesan utama PNBK Jilid III. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Kota Bekasi dapat menikmati berbagai penampilan budaya sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap sesama.
Kehadiran berbagai OPD dengan pakaian dan identitas budaya Nusantara juga menjadi gambaran keberagaman masyarakat yang hidup berdampingan di Kota Bekasi.
Pemerintah Kota Bekasi berharap PNBK Jilid III dapat menjadi ruang untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya Indonesia, nasionalisme dan semangat gotong royong.
Melalui semangat Bekasi Keren, kebudayaan, nasionalisme, kebersamaan dan kepedulian sosial dipadukan dalam satu rangkaian kegiatan yang memeriahkan CFD Ahmad Yani.
Baca Juga
Komentar