Harkitnas 2026 Menggema! Polda Jabar Kobarkan Semangat Persatuan dan Pengabdian untuk Indonesia Maju
Bandung – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 di lingkungan Polda Jawa Barat berlangsung penuh khidmat dan sarat pesan kebangsaan. Upacara yang digelar di Lapangan Upacara Polda Jabar pada Rabu (20/5/2026) itu menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan pengabdian aparat kepolisian kepada masyarakat di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh AKM TK III Itwasda Polda Jabar Kombes Pol. Dany Adhari Akbar, S.I.K., serta diikuti jajaran personel Polda Jawa Barat. Suasana upacara berlangsung tertib dengan nuansa patriotisme yang begitu terasa sejak awal pelaksanaan.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengusung semangat untuk terus menjaga persatuan bangsa sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan publik. Momentum Harkitnas dinilai bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan refleksi atas perjuangan panjang para tokoh bangsa dalam membangun kesadaran nasional menuju Indonesia yang merdeka dan berdaulat.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Hari Kebangkitan Nasional memiliki makna mendalam bagi seluruh elemen bangsa, termasuk institusi Polri yang memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, semangat kebangkitan nasional harus terus dirawat di tengah dinamika sosial yang berkembang cepat. Persatuan dan solidaritas nasional menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas negara.
“Upacara Hari Kebangkitan Nasional dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para tokoh bangsa dalam membangkitkan semangat persatuan, nasionalisme, serta perjuangan menuju Indonesia yang lebih maju,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan dalam keterangannya.
Ia menegaskan bahwa momentum tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri agar terus meningkatkan dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Di tengah tantangan keamanan modern, Polri dituntut tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis serta profesional.
Semangat itulah yang ditekankan dalam pelaksanaan upacara Harkitnas 2026 di Polda Jawa Barat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung penuh makna dengan nuansa disiplin dan kebersamaan yang mencerminkan soliditas internal kepolisian.
AKM TK III Itwasda Polda Jabar Kombes Pol. Dany Adhari Akbar dalam amanatnya menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum strategis untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan tanggung jawab terhadap bangsa.
Menurutnya, semangat kebangkitan harus diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata, pelayanan maksimal, serta integritas tinggi dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa, termasuk anggota Polri, agar terus menjaga semangat persatuan, memperkuat rasa nasionalisme, serta meningkatkan pengabdian terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju,” tegasnya.
Peringatan Harkitnas tahun ini juga menjadi pengingat bahwa tantangan bangsa tidak lagi hanya bersifat konvensional. Ancaman disinformasi, konflik sosial akibat polarisasi, hingga kejahatan digital menjadi bagian dari tantangan modern yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa.
Karena itu, nilai persatuan dan nasionalisme yang diwariskan para pendiri bangsa dinilai tetap relevan hingga saat ini.
Di lingkungan kepolisian, penguatan semangat nasionalisme dianggap penting untuk menjaga integritas institusi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.
Pengamat sosial dan keamanan menilai bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional dapat menjadi sarana memperkuat kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat. Sebab, stabilitas keamanan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan penegakan hukum, tetapi juga kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Selain itu, pelaksanaan upacara Harkitnas di Polda Jabar juga menjadi simbol komitmen Polri dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah era globalisasi yang semakin dinamis.
Dalam beberapa tahun terakhir, tantangan sosial di Indonesia berkembang semakin kompleks. Arus informasi digital yang masif sering kali memunculkan potensi perpecahan akibat penyebaran hoaks dan provokasi di media sosial.
Kondisi tersebut membuat penguatan semangat persatuan menjadi semakin penting. Polri sebagai institusi negara dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial dan stabilitas nasional.
Tak hanya itu, tema pengabdian kepada masyarakat juga menjadi sorotan utama dalam momentum Harkitnas tahun ini. Pelayanan publik yang profesional, cepat, dan humanis menjadi tuntutan utama masyarakat terhadap aparat penegak hukum.
Polda Jawa Barat menegaskan bahwa semangat pengabdian tersebut akan terus diperkuat melalui peningkatan kualitas pelayanan, pengawasan internal, hingga penguatan etika profesi anggota.
Di sisi lain, semangat kebangkitan nasional juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga persatuan bangsa dan berkontribusi positif bagi negara.
Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap 20 Mei sendiri merupakan momentum sejarah lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 1908 yang menjadi tonggak awal kesadaran nasional Indonesia.
Sejak saat itu, semangat persatuan menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia dalam melawan penjajahan hingga akhirnya meraih kemerdekaan.
Nilai historis itulah yang terus dihidupkan dalam setiap peringatan Harkitnas, termasuk di lingkungan kepolisian.
Upacara di Polda Jabar bukan hanya bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga refleksi untuk menghadapi tantangan masa depan dengan semangat yang sama.
Penguatan integritas, profesionalisme, dan pelayanan publik dinilai menjadi bagian dari implementasi nyata semangat kebangkitan nasional di era modern.
Polda Jawa Barat berharap peringatan Harkitnas 2026 dapat menjadi energi positif bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Barat.
Dengan semangat persatuan dan pengabdian, Polri diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab berbagai tantangan keamanan secara profesional serta humanis.
Momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun ini juga menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai melalui persatuan, kerja sama, dan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Indonesia tetap kuat, aman, dan berdaulat.
Baca Juga
Komentar