DPRD Bekasi Bahas SPMB Online 2026, Tegaskan SMP Negeri Gratis dan Bebas Pungli
KOTA BEKASI – Komisi IV DPRD Kota Bekasi bersama Dinas Pendidikan Kota Bekasi mulai mematangkan persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online Tahun Pelajaran 2026/2027 untuk jenjang SD dan SMP. Fokus utama pembahasan yakni memastikan sistem penerimaan siswa baru berjalan transparan, profesional, bebas pungutan liar, serta memudahkan masyarakat Kota Bekasi.
Rapat kerja tersebut digelar pada Senin (4/5/2026) dengan menghadirkan jajaran pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi bersama pejabat Dinas Pendidikan Kota Bekasi.
Rapat kerja dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Adelia bersama Wakil Ketua Komisi IV Wildan Fathurrahman serta Sekretaris Komisi IV R. Eko Setyo Pramono.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal pengawasan legislatif terhadap kesiapan teknis maupun kebijakan penerimaan murid baru di Kota Bekasi.
Komisi IV menilai sistem penerimaan siswa baru harus benar-benar mampu memberikan rasa keadilan bagi masyarakat sekaligus meminimalisasi potensi permasalahan yang kerap muncul setiap tahun ajaran baru.
Salah satu poin penting yang dibahas yakni kesiapan infrastruktur digital dan server aplikasi SPMB Online.
Komisi IV DPRD Kota Bekasi meminta Dinas Pendidikan memastikan kapasitas server mampu mengakomodasi tingginya jumlah pendaftar sehingga tidak terjadi gangguan teknis saat proses pendaftaran berlangsung.
Evaluasi terhadap sistem digital dinilai penting mengingat penerimaan siswa baru kini sepenuhnya mengandalkan layanan berbasis online.
DPRD juga menekankan pentingnya keamanan data serta stabilitas sistem agar masyarakat dapat mengakses layanan dengan lancar dan nyaman.
Selain aspek teknis, rapat kerja juga membahas transparansi jalur penerimaan siswa baru, khususnya jalur zonasi dan prestasi.
Komisi IV meminta seluruh mekanisme seleksi dilakukan secara terbuka dan dapat dipantau masyarakat guna menghindari polemik maupun dugaan kecurangan.
Pemerintah daerah juga diminta memperjelas aturan dan persyaratan pada masing-masing jalur penerimaan agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.
Transparansi menjadi salah satu poin utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan di Kota Bekasi.
Dalam rapat tersebut, DPRD Kota Bekasi juga menyoroti pentingnya sosialisasi yang masif kepada masyarakat terkait mekanisme SPMB Online 2026.
Dinas Pendidikan diminta memperluas penyebaran informasi melalui sekolah, media sosial, hingga perangkat wilayah agar seluruh orang tua murid memahami alur pendaftaran secara menyeluruh.
Sosialisasi dinilai penting untuk mencegah kesalahan administrasi serta meminimalisasi praktik percaloan atau pungutan liar yang merugikan masyarakat.
Komisi IV DPRD Kota Bekasi turut membahas sinkronisasi daya tampung sekolah negeri dengan jumlah calon peserta didik baru.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi siswa berjalan merata serta mengurangi penumpukan pendaftar di sekolah tertentu.
DPRD meminta Dinas Pendidikan melakukan pemetaan kebutuhan sekolah secara lebih akurat agar pelayanan pendidikan dapat menjangkau seluruh masyarakat secara adil.
Salah satu komitmen penting yang ditegaskan dalam rapat kerja yakni memastikan program SMP Negeri Gratis tetap berjalan dan bebas dari pungutan liar.
Komisi IV DPRD Kota Bekasi menegaskan tidak boleh ada praktik pungli dalam proses penerimaan siswa baru.
Pengawasan akan dilakukan secara ketat agar masyarakat memperoleh hak pendidikan tanpa beban biaya tambahan di luar ketentuan resmi.
Komitmen tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan yang berkualitas bagi warga Kota Bekasi.
Sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam pembahasan SPMB Online 2026 diharapkan mampu menciptakan sistem penerimaan murid baru yang lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Komisi IV DPRD Kota Bekasi memastikan akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan pelaksanaan SPMB agar berjalan transparan, akuntabel, dan profesional.
Dengan kesiapan sistem yang matang, Pemerintah Kota Bekasi optimistis proses penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027 dapat berlangsung lancar serta memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat.
Baca Juga
Komentar