Hardiknas 2026 di Bekasi Dijaga Ketat, Polsek Bantargebang Kawal Seminar Pendidikan Nasional
KOTA BEKASI – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Bekasi berlangsung aman dan kondusif berkat pengamanan maksimal yang dilakukan jajaran Polsek Bantargebang dalam Seminar Nasional Pendidikan 2026 di wilayah Mustikajaya, Rabu (6/5/2026).
Pengamanan dilakukan di Sofia Convention Hall (SCH), Kampus Teratai Putih Global, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, yang menjadi lokasi kegiatan seminar bertema “Sinergi Mewujudkan Pendidikan Bermutu: Refleksi Hardiknas dan Proyeksi Indonesia Emas 2045”.
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan pendidikan dan pejabat penting nasional maupun daerah. Kehadiran aparat kepolisian menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran acara sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.
Polsek Bantargebang Turunkan Personel Pengamanan
Pengamanan seminar dilakukan oleh Unit Binmas dan Unit Intelijen Polsek Bantargebang yang diterjunkan langsung ke lokasi acara sejak pagi hari.
Kegiatan monitoring dipimpin Panit Intel Subur Miswanto bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Cimuning Khafid Anwar.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib serta memberikan rasa aman kepada peserta dan tamu undangan.
Pengamanan juga menjadi bentuk dukungan kepolisian terhadap kegiatan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Kota Bekasi.
Seminar Pendidikan Nasional Diikuti 500 Peserta
Seminar Nasional Pendidikan 2026 diikuti sedikitnya 500 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru, pengawas pendidikan, hingga pimpinan organisasi masyarakat.
Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama antara pihak kampus, PT Intan Pariwara, dan Dinas Pendidikan.
Forum tersebut menjadi ruang diskusi strategis untuk membahas tantangan dan masa depan pendidikan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Selain menjadi momentum refleksi Hardiknas, seminar juga mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Hadirkan Pejabat Nasional dan Daerah
Seminar nasional tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting di bidang pendidikan dan pemerintahan.
Di antaranya Sekretaris Dirjen Pendidikan Suparto yang mewakili Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe.
Turut hadir Ketua Yayasan Teratai Putih Global Sjaefullah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Chondro Wibhowo Mahartoyo Sukmo, serta unsur pimpinan Kecamatan Mustikajaya.
Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan besarnya perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kota Bekasi dan Indonesia secara umum.
Polisi Lakukan Patroli Dialogis di Area Seminar
Selain pengamanan utama, personel Polsek Bantargebang juga melaksanakan patroli dialogis bersama tim keamanan internal kampus.
Patroli dilakukan untuk memastikan area parkir, akses keluar masuk peserta, hingga arus kendaraan di sekitar Jalan Teratai Putih tetap terkendali.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Cimuning, Aiptu Khafid Anwar, mengapresiasi koordinasi panitia penyelenggara yang dinilai sangat baik dalam mengatur mobilitas peserta.
Dengan pengaturan yang optimal, ratusan peserta seminar dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman tanpa menimbulkan gangguan lalu lintas di sekitar lokasi.
Situasi Aman Hingga Acara Berakhir
Seminar Nasional Pendidikan 2026 berlangsung sejak pagi hingga siang hari dan ditutup sekitar pukul 12.00 WIB.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan.
Kapolsek Bantargebang Sukadi memastikan pengamanan dilakukan secara menyeluruh hingga seluruh tamu undangan meninggalkan lokasi acara.
“Kami memastikan situasi di lingkungan Sofia Convention Hall tetap aman dan terkendali hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai,” ujarnya.
Dukungan Polri untuk Dunia Pendidikan
Melalui pengamanan kegiatan pendidikan seperti Seminar Nasional Pendidikan 2026, Polres Metro Bekasi Kota menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.
Kepolisian menilai sektor pendidikan memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi unggul dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.
Karena itu, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan masyarakat terus diperkuat demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Kehadiran aparat kepolisian dalam agenda pendidikan juga menjadi simbol dukungan terhadap terciptanya ruang intelektual yang nyaman, tertib, dan produktif bagi masyarakat.
Dengan pengamanan yang maksimal dan koordinasi lintas sektor yang solid, Seminar Nasional Pendidikan 2026 di Kota Bekasi berhasil berlangsung lancar sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan Indonesia.
Baca Juga
Komentar