Breaking Pasukan Pelopor BKO Polda NTT Bergerak Tangani Dampak Gempa, Bantu Warga di Lokasi Pengungsian
MANGGARAI, NTT — Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri yang diperbantukan atau BKO ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bergerak membantu penanganan pascabencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Kamis (20/8/2026).
Sebanyak 101 personel dikerahkan dalam operasi kemanusiaan tersebut. Mereka terdiri atas 91 personel Resimen II Pasukan Pelopor, tujuh personel Bidkesjas Korps Brimob Polri, serta dua personel Bid TIK Korps Brimob Polri.
Kekuatan tersebut ditempatkan di dua lokasi, yakni 53 personel di Posko Reo dan 48 personel di Posko Lamba Leda.
Layani Pengungsi hingga Sediakan Air Bersih
Di Posko Pengungsian Barangkolong, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, personel Brimob melaksanakan berbagai pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa.
Kegiatan yang dilakukan meliputi pelayanan kesehatan, pengamanan dan pendataan bantuan logistik, pelayanan dapur umum, distribusi air bersih menggunakan kendaraan Water Treatment, cukur gratis, layanan WiFi gratis, hingga trauma healing bagi anak-anak.
Personel juga melakukan survei lokasi untuk pembangunan toilet darurat dan area parkir bagi pengungsi. Selain itu, pembongkaran bangunan yang berpotensi membahayakan warga dilakukan untuk mengurangi risiko keselamatan di sekitar lokasi pengungsian.
Koordinasi dengan berbagai pihak juga dilakukan untuk mendukung penyediaan toilet darurat serta pengeboran sumber air bersih.
Pemutakhiran data pengungsi turut menjadi perhatian. Personel melakukan pendataan jumlah tenda dan klasifikasi warga yang berada di Posko Pengungsian Barangkolong agar kebutuhan masyarakat dapat dipetakan dan bantuan disalurkan secara tepat sasaran.
Buka Akses Jalan dan Evakuasi Warga
Sementara di Posko Pengungsian Lamba Leda, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, personel melaksanakan sejumlah kegiatan kemanusiaan.
Petugas melakukan evakuasi warga terdampak gempa menuju posko kesehatan, termasuk membantu warga yang membutuhkan rujukan ke Posko Utama Kesehatan Damer.
Personel juga membuka akses jalan utama yang tertutup akibat pohon tumbang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jalur distribusi bantuan logistik dan akses evakuasi warga tetap dapat digunakan.
Selain itu, personel membagikan makanan cepat saji Polri kepada masyarakat yang berada di Posko Pengungsian Lamba Leda.
Pamendal Penugasan Korps Brimob Polri BKO Polda NTT, KBP Hasripuddin, S.I.K., mengatakan seluruh personel diarahkan untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat terdampak bencana.
“Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat bukan hanya untuk membantu penanganan kondisi pascabencana, tetapi juga memastikan warga mendapatkan pelayanan dan kebutuhan dasar yang diperlukan. Kami akan terus bergerak bersama masyarakat dan seluruh unsur terkait sampai kondisi di lapangan semakin pulih,” ujar Hasripuddin.
Menurutnya, penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari evakuasi, pelayanan kesehatan, penyediaan makanan dan air bersih, distribusi bantuan, hingga memastikan akses jalan dan lingkungan pengungsian tetap aman.
“Kami berupaya memberikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat di setiap lokasi. Yang paling utama adalah keselamatan warga, kelancaran distribusi bantuan, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama berada di tempat pengungsian,” pungkasnya.
Kehadiran Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri BKO Polda NTT di sejumlah titik pengungsian menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan dampak gempa sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Polri menegaskan pelayanan kemanusiaan akan terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan unsur terkait hingga kondisi masyarakat terdampak berangsur pulih.
Baca Juga
Komentar