Breaking IHSG Sesi I Anjlok 0,69% ke 6.480, Saham Kesehatan Jadi Beban Utama
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan sesi I, Senin (24/8/2026). IHSG turun 45,04 poin atau 0,69 persen ke level 6.480,65.
Berdasarkan data perdagangan, sebanyak 249 saham menguat, sementara 388 saham melemah dan 326 saham lainnya stagnan.
Volume perdagangan mencapai 23,61 miliar saham dengan nilai transaksi Rp9,01 triliun. Adapun frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,375 juta kali.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga sesi I mencapai Rp11.382 triliun.
Tekanan IHSG tercermin dari mayoritas indeks sektoral yang bergerak di zona merah. Sebanyak sembilan dari 11 indeks sektoral melemah.
Sektor kesehatan menjadi penekan terbesar dengan penurunan 2,31 persen. Setelah itu, sektor transportasi melemah 1,16 persen.
Di tengah tekanan pasar, sektor teknologi menjadi salah satu yang mencatat pergerakan positif, bersama sektor lainnya yang masih berada di zona hijau.
Sektor energi menguat 2,66 persen, properti naik 2,99 persen, sedangkan sektor kesehatan tercatat menguat 3,09 persen berdasarkan data sektoral yang tersedia.
Sementara itu, sektor infrastruktur naik 1,67 persen, non-primer 1,17 persen, primer 1,14 persen, transportasi 1,14 persen, barang baku 1,11 persen, keuangan 0,68 persen, teknologi 0,60 persen, dan perindustrian 0,34 persen.
PICO hingga CENT Masuk Top Gainers
Sejumlah saham mencatat penguatan signifikan pada perdagangan sesi I.
Pelangi Indah Canindo (PICO) menjadi salah satu saham dengan kenaikan terbesar, yakni 34,31 persen ke level Rp184.
Centratama Telekomunikasi Indonesia (CENT) menyusul dengan penguatan 27,91 persen menjadi Rp110. Sementara Steady Safe (SAFE) naik 23,35 persen ke Rp486.
Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan cukup dalam.
Reksa Dana Indeks Majoris Pefindo I-Grade ETF Indonesia (XMIG) menjadi salah satu top losers setelah turun 14,63 persen ke Rp140.
Reksa Dana Indeks Batavia IDX30 ETF (XBID) melemah 10,29 persen menjadi Rp488. Sementara Intermedia Capital (MDIA) turun 10 persen ke level Rp252.
Pergerakan IHSG pada sesi I menunjukkan tekanan jual masih cukup kuat, dengan jumlah saham yang melemah lebih banyak dibandingkan saham yang menguat.
Baca Juga
Komentar