Bahlil Lepas 1.496 Pemudik ESDM, Mudik Gratis 33 Bus ke 20 Kota Diserbu Warga
JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara resmi melepas keberangkatan 1.496 peserta dalam program Mudik Bersama sektor energi dan sumber daya mineral tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.
Dalam keterangannya, Bahlil menyampaikan bahwa kegiatan mudik bersama telah menjadi tradisi tahunan di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sebagai bentuk kebersamaan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.
“Mudik bareng ini menjadikan tradisi bagi Kementerian ESDM bersama seluruh stakeholder, baik karyawan perusahaan, internal ESDM, maupun masyarakat umum. Ini adalah bentuk kebersamaan pemerintah dengan masyarakat,” ujar Bahlil.
Kolaborasi Pemerintah dan BUMN
Program Mudik Bersama tahun ini terselenggara melalui kolaborasi dengan sejumlah BUMN besar di sektor energi dan keuangan. Di antaranya:
-
PT Pertamina (Persero)
-
PT PLN (Persero)
-
PT Mining Industry Indonesia (MIND ID)
-
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
-
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
-
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Sebanyak 33 unit bus disiapkan untuk mengangkut para pemudik menuju 20 rute tujuan yang tersebar di wilayah Sumatera dan Pulau Jawa.
Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi pegawai internal, tetapi juga mencakup tenaga PPPK, outsourcing, hingga masyarakat umum yang membutuhkan fasilitas mudik gratis.
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga memberikan pesan penting kepada para peserta mudik agar memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan.
Ia mengingatkan hal-hal sederhana namun krusial, seperti memastikan kompor dalam keadaan mati, mencabut peralatan listrik, serta mengunci rumah dengan baik.
“Jangan lupa kompor dimatikan, setrika jangan sampai masih tercolok. Kalau perlu, telepon tetangga untuk memastikan rumah aman,” tegasnya.
Pesan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, mengingat risiko kebakaran atau kejadian tidak diinginkan saat rumah ditinggal mudik.
Program Mudik Bersama sektor ESDM dinilai sebagai salah satu bentuk nyata kepedulian sosial pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam momen menjelang Idul Fitri.
Selain membantu meringankan beban biaya transportasi, program ini juga mempererat hubungan antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat luas.
Bahlil menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini penting untuk terus diperkuat, terutama dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Sebelum keberangkatan, Bahlil juga menyempatkan diri meninjau langsung kondisi para peserta. Ia bahkan masuk ke dalam bus untuk menyapa para pemudik secara langsung serta memberikan doa.
“Kita doakan semoga saudara-saudara kita yang mudik selalu dalam lindungan Allah SWT, selamat sampai tujuan, dan bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat serta mengucapkan selamat merayakan Idul Fitri.
Program Mudik Bersama ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan jangkauan yang lebih luas. Selain menjadi solusi transportasi, kegiatan ini juga menjadi simbol kuat kebersamaan dan gotong royong antara pemerintah dan masyarakat.
Dengan jumlah peserta yang mencapai hampir 1.500 orang, program ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap fasilitas mudik gratis yang aman dan terorganisir.
Ke depan, pemerintah diharapkan dapat terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak guna menghadirkan program-program serupa yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga
Komentar