Antisipasi Banjir, Polres Metro Bekasi Kota Gelar Apel Gabungan Siaga Bencana
KOTA BEKASI — Mengantisipasi potensi bencana banjir akibat meningkatnya intensitas curah hujan, Polres Metro Bekasi Kota menggelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana di halaman Mapolres Metro Bekasi Kota, Minggu (28/12/2025).
Apel tersebut dilaksanakan sebagai respons atas kenaikan debit air Kali Bekasi yang dipengaruhi hujan deras di wilayah hulu dan sekitarnya. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan luapan air ke kawasan permukiman warga.
Apel kesiapsiagaan dipimpin oleh Kabag Ren Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Kurniawan, S.E., yang hadir mewakili Kapolres Metro Bekasi Kota. Ia menegaskan bahwa kesiapan personel dan peralatan menjadi faktor utama dalam menghadapi situasi darurat.
Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh unsur pengamanan dan penanggulangan bencana berada dalam kondisi siap siaga, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana pendukung.
Apel gabungan tersebut melibatkan personel lintas fungsi di lingkungan Polres Metro Bekasi Kota. Mulai dari Satuan Reserse Kriminal, Satuan Lalu Lintas, Satuan Samapta, Unit Propam, hingga pasukan Bantuan Kendali Operasi (BKO) Brimob.
Selain unsur kepolisian, apel juga diikuti oleh perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi sebagai mitra strategis dalam penanganan bencana alam.
Dalam arahannya, Kompol Kurniawan menekankan pentingnya sinergi antarinstansi untuk menjamin respons cepat dan terkoordinasi apabila terjadi situasi darurat di lapangan.
Ia menyampaikan bahwa meningkatnya curah hujan serta debit air kiriman dari wilayah hulu sungai harus diantisipasi sejak dini agar dampak terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
“Kita melihat adanya peningkatan intensitas hujan dan kenaikan debit air kiriman dari hulu. Sinergitas antara Polri, BKO Brimob, dan BPBD sangat krusial agar respon cepat dapat dilakukan jika air mulai memasuki permukiman warga,” ujar Kompol Kurniawan.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, serta selalu siap digerakkan kapan pun dibutuhkan.
Usai apel, Kompol Kurniawan bersama jajaran melakukan pengecekan langsung terhadap seluruh peralatan evakuasi yang telah disiapkan di Mapolres Metro Bekasi Kota.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap perahu karet, mesin tempel, rompi pelampung atau life jacket, tali evakuasi, serta peralatan SAR lainnya.
Menurutnya, kesiapan peralatan menjadi penentu utama keselamatan personel dan warga dalam proses evakuasi apabila bencana benar-benar terjadi.
“Seluruh peralatan pendukung harus dalam kondisi siap pakai. Tidak boleh ada kendala teknis saat digunakan di lapangan,” tegasnya.
Selain itu, ia meminta seluruh personel untuk tetap siaga selama 24 jam dan terus menjalin koordinasi aktif dengan petugas pintu air guna memantau perkembangan tinggi muka air secara berkala.
Polres Metro Bekasi Kota juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir, khususnya warga yang bermukim di bantaran sungai dan daerah rawan genangan.
Warga diminta tidak panik dan segera melaporkan kondisi darurat melalui jalur komunikasi resmi kepolisian atau petugas di lapangan apabila membutuhkan bantuan evakuasi.
Dengan langkah kesiapsiagaan ini, Polres Metro Bekasi Kota berharap potensi risiko bencana dapat ditangani lebih cepat dan dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalisir.
Baca Juga
Komentar