Wawali Bekasi Tinjau SMPN 4 Pastikan Kesiapan Menjelang Kunjungan Presiden Prabowo
KOTABEKASI — Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, meninjau langsung kesiapan SMPN 4 Kota Bekasi menjelang kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto. Kehadiran presiden dijadwalkan dalam agenda peluncuran Program Digitalisasi Pendidikan yang menjadi bagian dari program nasional.
Tinjauan tersebut dilakukan pada Minggu (16/11/2025). Wawali datang bersama jajaran Dinas Pendidikan dan perangkat pemerintah kota untuk memastikan seluruh persiapan berlangsung tepat waktu.
Dalam kesempatan itu, Abdul Harris Bobihoe menyatakan bahwa kunjungan mendadak seperti ini penting agar seluruh kebutuhan teknis dapat dipetakan lebih awal. Ia menegaskan bahwa penyambutan presiden merupakan kehormatan bagi Kota Bekasi.
“Hari ini kami meninjau pelaksanaan persiapan Launching Digitalisasi Pendidikan yang menjadi bagian dari program nasional. Kami cek langsung kesiapannya,” ujar Wawali Abdul Harris Bobihoe.
Menurutnya, peluncuran program tersebut merupakan langkah besar dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan berbasis teknologi. Karena itu, ia mengingatkan seluruh unsur terkait agar tidak menyepelekan detail teknis.
Pada peninjauan itu, ia melihat kondisi ruang kegiatan, area penyambutan, akses keamanan, serta sarana pendukung lain. Wawali menyebut kebersihan lingkungan sekolah sudah sangat baik.
“Alhamdulillah, persiapan sudah optimal. Terima kasih untuk semua pihak, Sekdis Pendidikan dan Ibu Kepsek. Semoga kegiatan esok berjalan lancar,” tambahnya.
Kepala sekolah dan para guru juga terlihat mendampingi rombongan Wawali selama peninjauan berlangsung. Mereka menyampaikan laporan mengenai kesiapan siswa yang akan terlibat dalam agenda penyambutan.
Beberapa petugas dari unsur keamanan tampak melakukan pengecekan ulang jalur keluar-masuk sekolah. Hal ini untuk memastikan protokol pengamanan presiden berjalan sesuai standar.
Di luar area sekolah, petugas kebersihan dan staf kecamatan bekerja menata ulang lingkungan sekitar agar tampilan SMPN 4 lebih representatif saat digunakan sebagai lokasi kegiatan nasional.
Peluncuran Program Digitalisasi Pendidikan sendiri dipandang pemerintah pusat sebagai pintu masuk transformasi digital di sekolah-sekolah. Kota Bekasi menjadi salah satu daerah yang dipilih untuk memulai implementasi tahap awal.
Wawali Harris menegaskan bahwa momentum ini dapat menjadi evaluasi menyeluruh terhadap kualitas layanan pendidikan di daerahnya. Menurutnya, pemerintah kota perlu terus meningkatkan fasilitas agar sejalan dengan kebutuhan generasi masa depan.
Ia juga menyampaikan bahwa kedatangan Presiden Prabowo menjadi dorongan moral bagi sekolah untuk semakin percaya diri mengadopsi teknologi pendidikan. Pemerintah kota, katanya, siap mendukung pengembangan tersebut.
Lebih jauh, Wawali meminta seluruh pihak tetap menjaga kedisiplinan dan kekompakan menjelang agenda nasional itu. Ia tidak ingin ada detail kecil yang terlewat dan berpotensi menghambat jalannya acara.
Sejumlah guru menyatakan siap mengikuti instruksi pemerintah kota. Mereka menilai dukungan pemerintah sangat membantu sekolah dalam mempercepat transformasi digital.
Sementara itu, beberapa siswa yang ditemui mengaku antusias menyambut kehadiran orang nomor satu di Indonesia. Mereka berharap kunjungan itu membawa motivasi baru bagi pelajar Kota Bekasi.
Menjelang akhir kunjungannya, Wawali Harris kembali mengingatkan para petugas agar terus melakukan pengecekan berulang hingga seluruh standar terpenuhi. Ia menegaskan bahwa Kota Bekasi ingin memberikan kesan terbaik.
Kegiatan peninjauan ditutup dengan rapat singkat antara Wawali dan jajaran sekolah untuk memastikan tidak ada kendala yang tersisa. Semua pihak menyepakati komitmen untuk menyukseskan agenda besok.
Dengan kesiapan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi optimistis rangkaian peluncuran Program Digitalisasi Pendidikan dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan.
Baca Juga
Komentar