Wali Kota Bekasi Tekankan Peran Perempuan pada Evaluasi Akhir Program P2WKSS 2025
Kota Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi menggelar kegiatan Evaluasi Akhir Program P2WKSS 2025 di Gedung Kesenian RW 02, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Rabu (3/12/25). Agenda ini menjadi penutup rangkaian program yang sepanjang tahun menitikberatkan pada peningkatan kualitas perempuan serta penguatan ketahanan keluarga.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Ia datang untuk memberikan dukungan kepada para perempuan yang telah mengikuti berbagai pelatihan dan pendampingan dalam program tersebut.
Dalam sambutan yang disampaikan di hadapan warga, Tri menekankan bahwa keberhasilan keluarga sangat berkaitan dengan peran perempuan di dalamnya. Menurutnya, banyak kemajuan masyarakat berawal dari kekuatan seorang ibu dalam mendidik anak dan menjaga keseimbangan rumah tangga.
Tri juga menyampaikan bahwa karakter generasi mendatang dibentuk melalui sentuhan pendidikan sejak dini. “Anak-anak yang tumbuh menjadi pribadi sukses berasal dari didikan perempuan yang tangguh,” ucapnya.
Ia menyebut perempuan memiliki kemampuan yang sering kali tidak disadari oleh dirinya sendiri. Kemampuan itu tumbuh lewat pengorbanan sehari-hari dalam membesarkan anak dan menjaga keluarga.
Dalam penjelasannya kepada peserta, Tri menambahkan bahwa kesehatan keluarga menjadi salah satu sektor yang tidak bisa dilepaskan dari peran ibu. Ia menyebutkan, kualitas kesehatan rumah tangga berawal dari kedisiplinan seorang ibu dalam menjaga pola makan, kebersihan, dan gaya hidup keluarga.
Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki ruang besar untuk berperan di banyak aspek, mulai dari sosial, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi. Menurut Tri, semua itu dapat berjalan efektif ketika perempuan diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkembang.
“Jika perempuan diberdayakan, maka lingkungan ikut bergerak maju,” katanya dalam sesi dialog dengan warga. Ia juga menyampaikan bahwa perempuan yang sehat dan kuat akan memberi dampak positif bagi keluarga serta masyarakat di sekitarnya.
Program P2WKSS sendiri dikenal sebagai salah satu instrumen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan melalui edukasi, pelatihan usaha, dan pembinaan lingkungan. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan hasil yang nyata.
Selain sambutan, acara juga menampilkan beragam hasil kegiatan yang telah dilaksanakan warga selama setahun. Dari pelatihan keterampilan tangan, edukasi kesehatan, hingga program ekonomi berbasis rumah tangga, semuanya dipamerkan sebagai bukti perkembangan kegiatan.
Sejumlah peserta menuturkan bahwa mereka mendapat manfaat besar dari kegiatan pendampingan. Beberapa di antaranya menyampaikan bahwa pelatihan usaha rumahan membantu mereka menambah penghasilan keluarga.

Dari sisi kesehatan, edukasi tentang gizi keluarga dinilai membantu masyarakat memahami pola makan yang lebih tepat. Para kader kesehatan yang terlibat dalam program juga menyampaikan laporan mengenai peningkatan kesadaran warga terhadap perilaku hidup bersih.
Pemerintah Kota Bekasi berharap evaluasi akhir tahun ini dapat menjadi dasar penguatan program pada 2026. Tri mengingatkan para peserta agar tidak berhenti belajar meskipun rangkaian tahunan sudah selesai.
Ia mengatakan bahwa perempuan yang mandiri dan terampil akan menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera. Pemerintah, kata dia, akan terus hadir melalui berbagai program pendampingan dan fasilitas pengembangan diri.
Tri juga mengajak seluruh unsur masyarakat untuk memberikan ruang lebih besar bagi perempuan dalam berbagai kegiatan pembangunan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program-program sejenis.
Dalam kesempatan itu, pihak kelurahan bersama tim penggerak PKK menyampaikan apresiasi kepada warga yang aktif mengikuti kegiatan sepanjang tahun. Mereka berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
Acara ditutup dengan peninjauan stand hasil karya para peserta program. Pengunjung yang hadir tampak antusias melihat produk-produk yang dikembangkan warga selama mengikuti pendampingan.
Dengan terlaksananya evaluasi ini, Pemkot Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus memperluas pemberdayaan perempuan, sehingga mereka dapat menjadi pilar penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Baca Juga
Komentar