Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dan Rektor Raih Penghargaan Indonesia Top Achievements of The Year 2026
KOTA BEKASI— Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) kembali menorehkan prestasi nasional setelah meraih penghargaan bergengsi Indonesia Top Achievements of The Year 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi nyata perguruan tinggi swasta tersebut dalam mengembangkan pendidikan berbasis bela negara, inovasi akademik, serta transformasi institusi yang berkelanjutan.
Ajang penghargaan nasional tersebut digelar di Grand Studio Metro TV, Kedoya, Jakarta, pada Jumat (20/2/2026), dan dihadiri berbagai tokoh nasional dari kalangan akademisi, pemerintah, hingga praktisi profesional lintas sektor.
Dalam ajang tersebut, Ubhara Jaya dinobatkan sebagai pemenang pada klaster Pendidikan dan Kesehatan untuk kategori “Excellence Award in National Defense Education for Private Universities 2026.” Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan institusi dalam mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan bela negara dengan sistem pendidikan modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Tidak hanya institusi, penghargaan juga diberikan kepada Rektor Ubhara Jaya, Irjen Pol (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim (HC), yang meraih kategori “Best Transformational Leader in Private Higher Education 2026.”
Penghargaan tersebut menilai kepemimpinan rektor sebagai figur transformasional yang mampu membawa perubahan strategis dalam tata kelola perguruan tinggi, peningkatan kualitas akademik, serta penguatan inovasi berbasis kebutuhan masa depan pendidikan tinggi Indonesia.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Ace Hasan Syadzily, sebagai bentuk apresiasi terhadap institusi pendidikan dan pemimpin yang dinilai berhasil menjawab tantangan era transformasi global.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Ubhara Jaya hadir bersama jajaran pimpinan universitas, termasuk Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, perwakilan guru besar, serta Kepala Biro Humas.
Tema besar kegiatan, “Transforming for Reinventing Indonesia,” menekankan pentingnya adaptasi institusi dalam menghadapi perubahan global melalui inovasi, pembaruan sistem, dan kepemimpinan visioner.
Menurut panitia penyelenggara, transformasi pendidikan tinggi saat ini tidak lagi hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga kemampuan perguruan tinggi dalam menciptakan dampak nyata bagi pembangunan nasional.
Proses penilaian Indonesia Top Achievements of The Year 2026 dilakukan secara independen oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi senior dan praktisi profesional berpengalaman.
Tim juri antara lain melibatkan Guru Besar FISIP Universitas Indonesia Prof. Dr. Drs. Ricardi S. Adnan, M.Si., praktisi komunikasi sekaligus penulis buku Corporate Reputation Dr. Hifni Alifahmi, M.Si., Guru Besar dan Dekan FIKES UIN Jakarta Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si., Guru Besar FIA Universitas Indonesia Prof. Dr. Martani Huseini, DEA., serta jurnalis senior dan Direktur Utama Metro TV Arief Suditomo, S.H., M.A.
Penilaian dilakukan berdasarkan lima indikator utama, yaitu:
-
Prestasi institusi
-
Inovasi berkelanjutan
-
Transformasi organisasi
-
Kompetensi inti
-
Kontribusi terhadap masyarakat dan bangsa
Penghargaan tahun ini dibagi dalam empat klaster utama, meliputi Pendidikan dan Kesehatan, Swasta, Kepemimpinan, serta BUMN, BUMD, dan Lembaga Negara.
Keunggulan Ubhara Jaya dinilai terletak pada keberhasilannya mengintegrasikan konsep pendidikan bela negara ke dalam sistem pembelajaran modern. Pendekatan tersebut tidak hanya menanamkan nilai nasionalisme, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa yang adaptif, disiplin, serta memiliki kesadaran kebangsaan tinggi.
Model pendidikan ini dianggap relevan dengan tantangan global saat ini, termasuk perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, serta kebutuhan sumber daya manusia yang memiliki integritas dan daya saing internasional.
Selain itu, universitas juga dinilai aktif melakukan transformasi digital dalam tata kelola akademik, penguatan riset terapan, serta kolaborasi dengan berbagai institusi nasional maupun internasional.
Penghargaan kepada Rektor Bambang Karsono menjadi sorotan tersendiri dalam ajang tersebut. Dewan juri menilai kepemimpinannya mampu mendorong perubahan signifikan dalam manajemen perguruan tinggi swasta, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan dan penguatan reputasi institusi di tingkat nasional.
Transformasi yang dilakukan meliputi modernisasi sistem akademik, peningkatan kualitas dosen dan penelitian, serta pengembangan inovasi yang mengikuti kebutuhan era digital dan industri masa depan.
Pendekatan kepemimpinan berbasis kolaborasi dan inovasi dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat kemajuan institusi pendidikan tinggi di tengah kompetisi global yang semakin ketat.
Melalui penghargaan ini, Ubhara Jaya menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya prestasi dan inovasi sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan Indonesia.
Pihak universitas menyebut penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian simbolik, melainkan motivasi untuk menghadirkan program pendidikan yang lebih relevan, inklusif, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Ke depan, perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga motor penggerak perubahan sosial, ekonomi, dan kebangsaan melalui pengembangan sumber daya manusia unggul.
Dengan capaian ini, Ubhara Jaya semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang berperan aktif dalam membangun ekosistem pendidikan nasional yang adaptif terhadap tantangan zaman sekaligus tetap berakar pada nilai kebangsaan.
Baca Juga
Komentar