Solidaritas Pascabencana! Polres Aceh Tengah, Brimob, dan Mahasiswa GMNI Pulihkan Posyandu Terdampak Longsor
Semangat gotong royong pascabencana alam terlihat kuat di Kabupaten Aceh Tengah. Polres Aceh Tengah bersama Sat Brimob Polda Aceh, Aliansi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan masyarakat bahu-membahu memulihkan fasilitas layanan kesehatan.
Kegiatan gotong royong difokuskan pada pembersihan dan pemulihan Posyandu di Dusun Paya Reje, Desa Paya Reje Temidelem, Kecamatan Kebayakan, Senin (22/12/2025).
Posyandu tersebut sebelumnya terdampak longsor dan banjir bandang yang mengakibatkan area fasilitas pelayanan kesehatan tertutup material tanah dan lumpur.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., sebagai bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat pascabencana.
Puluhan personel gabungan terlibat dalam aksi kemanusiaan ini, terdiri dari personel Polres Aceh Tengah, Sat Brimob Polda Aceh, Polsek Kota Takengon, GMNI, petugas pemadam kebakaran, serta warga setempat.
Para personel dan masyarakat bekerja bersama membersihkan puing-puing serta material tanah yang menutupi area Posyandu hingga hampir setinggi lutut orang dewasa.
Selain fasilitas Posyandu, akses jalan menuju dusun dan permukiman warga yang berlumpur dan berlubang juga menjadi sasaran pembersihan.
Jalan yang rusak ditimbun menggunakan pasir dan tanah agar kembali dapat dilalui dengan aman oleh masyarakat.
Petugas bersama warga juga membuat parit aliran air di sekitar lokasi untuk mencegah genangan dan memperlancar aliran air saat hujan.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq menyampaikan bahwa gotong royong ini bertujuan mempercepat pemulihan layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Hari ini kami kembali melaksanakan gotong royong di fasilitas pelayanan publik wilayah Kecamatan Kebayakan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan normal kembali,” ujar Kapolres.
Ia menjelaskan, kegiatan pemulihan pascabencana sebelumnya juga telah dilakukan di sejumlah fasilitas publik lain, seperti puskesmas, masjid, dan rumah warga.
Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.
“Ke depan, kegiatan pemulihan pascabencana ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan dengan bersinergi bersama seluruh pihak,” tambahnya.
Selain kegiatan gotong royong, Polres Aceh Tengah juga aktif mendistribusikan bantuan kemanusiaan dari Polri dan Polres Aceh Tengah.
Bantuan tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pangan bagi warga terdampak bencana.
Polres Aceh Tengah juga turut mengawal dan mengamankan pendistribusian bantuan pemerintah agar tepat sasaran.
“Kami akan mengerahkan seluruh kemampuan untuk hadir membantu pemulihan pascabencana alam ini,” tegas Kapolres.
Sementara itu, Kepala Desa Paya Reje Temidelem dan Bidan Posyandu setempat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
Dengan kembali bersih dan berfungsinya Posyandu, pelayanan kesehatan bagi masyarakat Dusun Paya Reje diharapkan dapat kembali berjalan normal dan optimal.
Baca Juga
Komentar