Sekda Bekasi Pimpin Apel Akhir 2025, Tekankan Kesiapsiagaan Infrastruktur dan Disiplin ASN
KOTA BEKASI — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, memimpin apel gabungan aparatur Pemerintah Kota Bekasi pada penghujung tahun 2025, Senin (29/12/2025). Apel tersebut menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus penguatan komitmen aparatur dalam menjaga kualitas pelayanan publik menjelang pergantian tahun.
Dalam amanatnya, Junaedi menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian dan prestasi yang berhasil diraih Pemerintah Kota Bekasi sepanjang tahun 2025. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran perangkat daerah.
Sejumlah penghargaan yang diraih sepanjang 2025 turut disampaikan dalam apel tersebut, di antaranya Penghargaan Ketua TP PKK Terinovatif se-Jawa Barat Tahun 2025, Anugerah Raksa Prasada Tahun 2025, serta penghargaan pengawasan kearsipan eksternal kabupaten/kota se-Jawa Barat dengan nilai 84,96 kategori A.
“Apel ini dilaksanakan di akhir tahun 2025, yang tentunya telah banyak capaian dan prestasi yang diraih, khususnya oleh para pemangku jabatan. Prestasi-prestasi tersebut tidak boleh membuat kita lengah,” ujar Junaedi.
Ia menegaskan bahwa capaian yang telah diraih harus dijadikan motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja pada tahun-tahun berikutnya.
Menurut Junaedi, tahun 2026 harus menjadi momentum peningkatan kualitas kerja aparatur, terutama dalam hal kedisiplinan dan tanggung jawab terhadap tugas pelayanan publik.
“Saya berharap di tahun 2026 nanti, kinerja kita bisa lebih baik lagi, termasuk dalam hal kedisiplinan. Pesan ini saya sampaikan kepada seluruh jajaran, termasuk kepada diri saya sendiri,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa saat ini Kota Bekasi memasuki musim penghujan, sehingga kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Junaedi menekankan bahwa organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki tugas teknis harus selalu siaga, terutama yang berkaitan langsung dengan potensi bencana banjir.
“Genangan air di beberapa titik, seperti underpass, harus menjadi perhatian bersama agar penanganannya bisa lebih cepat dan efektif,” ujarnya.
Selain itu, ia meminta OPD lapangan agar sigap menangani potensi gangguan lingkungan, seperti pohon rawan tumbang, pohon yang menutupi rambu lalu lintas, serta permasalahan lingkungan lainnya.
Koordinasi antara lurah, camat, dan OPD teknis diminta terus diperkuat guna mempercepat respons di lapangan.
Terkait penataan kota, Junaedi menegaskan agar program penataan dan penurunan kabel udara terus dilanjutkan secara konsisten.
“Penataan kabel tidak boleh hanya bersifat sementara atau sekadar viral. Yang terpenting adalah keberlanjutan dan hasil yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam hal pengaturan jam kerja, Junaedi menegaskan bahwa pegawai yang bertugas di sektor pelayanan publik tidak diperkenankan mengambil cuti maupun melaksanakan WFH/WFA secara sembarangan, khususnya menjelang akhir tahun dan malam pergantian tahun.
Ia juga meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan cuti pegawai.
“Saya minta OPD yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik memastikan kehadiran dan kesiapan personel. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu,” katanya.
Junaedi turut mengapresiasi OPD yang telah bekerja maksimal dalam peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur. Ia menilai kondisi infrastruktur di lapangan menunjukkan perbaikan signifikan yang harus terus dipertahankan.
Menutup amanatnya, Junaedi menyinggung proses pencairan anggaran, khususnya pada OPD-OPD besar, agar kembali dicek dan disesuaikan dengan batas waktu yang telah ditetapkan.
Ia mengingatkan bahwa proses pencairan anggaran hingga 31 Desember 2025 masih berjalan, sehingga seluruh OPD diminta tetap berada di tempat dan menyelesaikan tugas akhir tahun dengan penuh tanggung jawab.
Apel akhir tahun tersebut menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen aparatur Pemerintah Kota Bekasi untuk tetap solid, disiplin, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam menyongsong tahun 2026.
Baca Juga
Komentar