Polri Siapkan 350 Personel Brimob untuk Mendukung Misi Perdamaian Gaza
Jakarta — Polri menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung upaya perdamaian dunia dengan menyiapkan 350 personel Brimob untuk kemungkinan penugasan kemanusiaan di Gaza. Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Dankorbrimob Polri, Komjen Pol Ramdani Hidayat, S.H., pada Minggu (16/11).
Dalam keterangannya, Komjen Ramdani mengungkapkan bahwa ratusan personel tersebut merupakan putra-putri terbaik Polri yang telah melalui proses pelatihan khusus penjaga perdamaian PBB. Pelatihan itu meliputi perlindungan warga sipil, respons kemanusiaan, kedisiplinan rules of engagement, hingga kemampuan adaptasi terhadap dinamika operasi internasional.
“Seluruh personel terus kami latih dengan standar internasional. Jumlahnya dapat bertambah atau berkurang sesuai kebutuhan negara,” jelas Komjen Ramdani. Ia menekankan bahwa Polri selalu bersikap fleksibel dan responsif terhadap perkembangan situasi global.
Penyiapan pasukan ini menjadi bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga perdamaian dan melindungi hak asasi manusia. Polri menyatakan siap bila Indonesia diminta menjalankan mandat PBB terkait operasi kemanusiaan di Gaza.
Sementara itu, Kadivhubinter Polri Irjen Pol Amur Chandra, J.B., S.H., M.H., menegaskan komitmen institusi untuk berkontribusi dalam misi internasional sesuai amanat Pembukaan UUD 1945. Ia menambahkan bahwa standar kualitas personel yang dikirim tidak hanya mengikuti ketentuan nasional, tetapi juga harus lolos kualifikasi ketat PBB.
“Setiap personel yang disiapkan harus memenuhi standar PBB. Kita menunggu mandat resmi PBB dan perintah Presiden sebelum melakukan pengiriman,” ujar Irjen Amur.
Polri pada kesempatan itu juga memaparkan rekam jejak keberhasilan dalam berbagai misi perdamaian dunia dalam lima tahun terakhir. Kontingen Formed Police Unit (FPU) Polri yang bertugas di MINUSCA, Republik Afrika Tengah, dinilai sukses melaksanakan patroli malam, perlindungan warga, hingga stabilisasi keamanan.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi langsung dari PBB, termasuk penghargaan kepada Indonesia atas dedikasi dan profesionalitas pasukan penjaga perdamaian. Hal itu menunjukkan kualitas personel Polri yang diakui secara global.

Selain kontribusi di lapangan, Polri terus memperkuat kapasitas internasional melalui Police Peacekeeping Training Center. Pusat pelatihan itu telah menghasilkan personel dengan kompetensi unggul dan meningkatkan jumlah polisi wanita yang diberangkatkan ke misi global.
Irjen Amur menyebut bahwa para personel yang terlibat dalam misi internasional bekerja dengan penuh dedikasi. Ia menegaskan bahwa profesionalitas dan kepedulian terhadap kemanusiaan menjadi nilai utama yang selalu dibawa personel Polri dalam setiap penugasan.
“Melalui kerja keras dan disiplin, personel Polri mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,” ujarnya. Ia menggarisbawahi bahwa kontribusi tersebut bukan hanya bagian dari tugas Polri, tetapi juga pembuktian komitmen Indonesia terhadap perdamaian global.
Polri juga merujuk pada pidato Presiden Republik Indonesia dalam Sidang Majelis Umum PBB pada 23 September 2025. Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia akan terus berkontribusi dalam misi perdamaian dunia melalui pengiriman pasukan terbaik.
Pesan tersebut menjadi landasan moral sekaligus arahan bahwa keikutsertaan Polri dalam misi internasional bukan sekadar penugasan, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menolong masyarakat yang terdampak konflik, termasuk di Gaza.
Dengan adanya kesiapan ini, Polri berharap Indonesia dapat memberikan kontribusi efektif dalam upaya perdamaian apabila mandat resmi dari PBB diberikan. Polri juga menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil akan tetap berada dalam koridor hukum internasional dan keputusan negara.
Langkah Polri menyiapkan 350 personel Brimob dinilai sebagai bagian dari kontribusi strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas global. Dalam situasi kemanusiaan yang terus bergerak dinamis, kehadiran pasukan terlatih menjadi elemen penting mendukung misi perdamaian.
Baca Juga
Komentar