Polri Kembali Saluran 2,1 Ton Bantuan Logistik Ke Aceh Tengah
Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam misi kemanusiaan. Melalui Baharkam Polri, sebanyak 2,1 ton bantuan logistik kembali disalurkan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Aceh Tengah.
Pengiriman bantuan tersebut dilakukan pada Senin (15/12/2025) dengan tujuan akhir Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah. Selanjutnya, logistik akan didistribusikan ke wilayah-wilayah terdampak di Aceh Tengah.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam mendukung percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Aceh, Komisaris Besar Polisi Joko Krisdiyanto, S.I.K., menjelaskan bahwa seluruh proses pengiriman dan pendistribusian bantuan dilakukan dengan pengawasan ketat.
Menurutnya, pencatatan, pengamanan, hingga pendistribusian logistik dilaksanakan oleh personel Liaison Officer (LO) Polda Aceh yang bertugas di Posko Bencana Bandara Kualanamu.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini kami lakukan bersama Posko Sumatera Utara sebagai penanggung jawab pengamanan dan distribusi logistik di Bandara Kualanamu,” ujar Kombes Pol Joko Krisdiyanto dalam keterangannya.
Bantuan logistik tersebut diberangkatkan menggunakan pesawat Polri jenis Poker melalui Terminal Kargo Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara.
Bantuan ini secara khusus ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Aceh Tengah.
Total berat bantuan yang dikirim mencapai 2.193 kilogram, terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat.
Isi bantuan meliputi bahan pangan, kebutuhan bayi, obat-obatan, perlengkapan mandi, pakaian, hingga alat-alat kebersihan.
Selain itu, Polri juga menyalurkan dukungan kelistrikan berupa genset portable guna membantu pemulihan aktivitas warga di lokasi terdampak.
Kombes Pol Joko Krisdiyanto menegaskan bahwa seluruh barang telah melalui proses pendataan dan pengecekan secara menyeluruh.
“Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan layak digunakan serta tepat sasaran saat diterima oleh masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan Polri dalam pendistribusian bantuan bencana merupakan bagian dari tugas kemanusiaan institusi kepolisian.
Polri, kata dia, tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif membantu masyarakat dalam situasi darurat dan krisis kemanusiaan.
“Kami memastikan seluruh proses pengantaran berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Sinergi antara Polda Aceh, Posko Sumut, dan seluruh unsur terkait menjadi kunci kelancaran distribusi bantuan ini,” tegasnya.
Pengiriman logistik tersebut dilaksanakan pada Senin pagi, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Terminal Kargo Bandara Kualanamu.
Polri berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat Aceh Tengah yang tengah menghadapi dampak bencana alam.
Di akhir keterangannya, Kabid Humas Polda Aceh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga solidaritas dan semangat kebersamaan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar saling mendoakan demi percepatan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga terdampak bencana di Aceh.
Kehadiran Polri dalam penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa negara terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi masa-masa sulit akibat bencana alam.
Baca Juga
Komentar